Jenis Bunglon

Bunglon saat ini menjadi salah satu hewan peliharaan favorit. Salah satu yang keunikannya adalah memiliki kemampuan dalam mengubah warna tubuhnya atau seringkali disebut sebagai mimikri. Hal ini bertujuan untuk mengelabuhi mangsanya maupun para predator.

Tidak semua bunglon dapat dipelihara dengan mudah di Indonesia, karena ada spesies yang tidak tahan dengan suhu tropis. Sehingga apabila anda ingin memelihara hewan ini tentunya anda harus mengetahui informasi mengenai jenis-jenis mana saja yang dapat dipelihara dengan mudah di Indonesia.

Untuk mengetahui apa saja jenis bunglon yang mudah dijumpai dan bisa dijadikan rekomendasi untuk anda yang ingin memeliharanya, silahkan simak ulasan berikut:

Jackson’s Chameleon
Jackson chameleon ini merupakan salah satu jenis bunglon favorit. Hal ini dikarenakan ia mempunyai tiga tanduk dikepalanya membuatnya terlihat unik. Karena tiga tanduknya itu, jenis bunglon ini seringkali disebut sebagai Three-horned Chameleon. Jika dilihat dari segi bentuknya ia hampir sama seperti hewan yang terdapat pada film Jurassic Park.

Meller’s Chameleon
Untuk jenis bunglon yang kedua ini mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan jenis bunglon yang lainnya. Untuk ciri khas yang mudah dikenali yaitu bagian tanduk di kepalanya yang hanya memiliki satu tanduk saja. Dengan satu tanduk yang dimiliki tersebutlah yang membuat bunglon chameleon ini juga seringkali disebut sebagai bunglonone horned chameleon.

Malagasy Giant Chameleon
Apabila Anda ingin memelihara bunglon berukuran besar maka Malagasy Giant Chameleon ini menjadi salah satu rekomendasi yang tepat. Jika dilihat dari segi ukurannya maka ia sesuai dengan namanya, karena Malagasy Giant Chameleon ini mempunyai ukuran yang fantastis. Sehingga apabila dibandingkan dengan jenis bunglon lainnya, Malagasi Giant Champion ini jauh lebih besar.

Panther Chameleon
Jenis bunglon yang satu ini merupakan bunglon yang paling saya sukai. Hal ini dikarenakan warna tubuhnya yang sangat bervariasi sehingga tubuhnya seperti sebuah lukisan abstrak. Pather chameleon dapat hidup cukup lama yaitu sekitar 7 tahun. Reptil ini di pasaran harganya sekitar 8 jutaan.

Bunglon Oustalet
Reptil yang satu ini juga merupakan hewan yang berasal dari Madagascar. Ukuran tubuhnya termasuk besar karena mampu tumbuh hingga 76,2 cm. Selain itu, bunglon ini juga lama hidupnya yaitu sampai sekitar 12 tahun. Salah satu hal penting jika anda memelihara hewan ini adalah ia kurang menyukai suhu tropis indonesia dan dapat hidup dengan baik pada kisaran suhu 26-27º C.

Bunglon Veiled
Bunglon ini merupakan reptil yang berasal dari daerah Arab Saudi dan Yaman. Tubuhnya dapat tumbuh mencapai hingga 6,1 cm dan dapat hidup hingga 5 tahun lamanya. Jenis bunglon ini menyukai hidup pada suhu 26,6 derajat Celcius pada siang hari dengan kelembaban 70%.

Bunglon Hutan

Nama latinnya adalah Gonocephalus chamaeleontinus dan merupakan bunglon yang berasal dari Indonesia. Ia biasa hidup di hutan hujan tropis khususnya di pulau Sumatera dan Kalimantan. Bunglon dewasa panjang tubuhnya sekitar 25 cm tetapi jika dipelihara di rumah ia bisa tumbuh mencapai 30 cm. Warna merupakan salah satu pembeda antara bunglon hutan jantan dan betina, tubuh betina berwarna hijau kecokelatan sedangkan pejantan berwarna cokelat kebiruan.

Bunglon Minima

Bagi anda yang ingin memelihara reptil berukuran kecil, jenis bunglon ini bisa menjadi pilihan. Bunglon yang memeliki nama latin Brookesia minima ini merupakan  bunglon terkecil di dunia sekaligus sebagai reptil terkecil nomer 2. Tubuhnya berwarna abu abu kecokelatan dengan garis garis kuning di tubuhnya. Panjang maksimal bunglon ini hanya 3,4 cm untuk betina dan 2,8 cm untuk jantan.

Beberapa jenis bunglon yang ada di atas bisa dijadikan sebagai rekomendasi bagi Anda yang ingin memelihara hewan reptil ini.