Bunglon Jackson

bunglon jacksonBunglon jakson merupakan salah satu reptil yang banyak dipelihara karena keunikannya. Selain karena kemampuannya untuk menyamar dan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, kepalanya yang mirip triceratops menjadi keunikan reptil ini.

Keunikan Bunglon Jackson

Banyak sekali jenis bunglon yang ada di dunia, namun bunglon jackson adalah salah satu spesies yang memiliki paling banyak peminat. Binatang ini berasal dari wilayah hutan tropis Afrika timur, khususnya di Kenya dan Tanzania. Mereka juga dapat ditemukan di kawasan yang rimbun seperti di daerah pegunungan. Mereka dikenal akan keunikan tubuhnya yang khas dan menarik. ‘

Bunglon ini sepintas mirip dengan Triceratops yang merupakan salah satu jenis dinosaurus raksasa, namun dalam versi yang jauh lebih kecil. Bunglon ini memiliki tanduk di bagian atasnya sebagai zaman yang dimiliki oleh dinosaurus tersebut. Namun dari segi kulit dan kemampuannya, tidak berbeda jauh dengan spesies bunglon yang lain.

Keberadaan tanduk itulah yang sangat menarik dan membuat nya sering dijadikan hewan peliharaan. Anda sebagai pemilik dapat merasakan sensasi memelihara replikasi Triceratops namun dalam versi yang hidup. Namun tentunya anda harus memberikan perawatan yang baik, agar tumbuh kembangnya bisa maksimal dan membuatnya senang.

Keunggulan Memelihara Jackson’s Chameleon

Selain penampilannya yang unik, bunglon yang satu ini layak anda jadikan peliharaan. Namun satu hal yang perlu digaris bawahi, anda wajib membelinya dari orang yang benar benar menangkarkannya. Anda tidak boleh menangkap bunglon jackson ini di alam liar, karena jumlahnya yang semakin menipis. Akan jauh lebih baik pula, jika anda mampu mengembangbiakkannya.

Namun sebelum ke arah san, anda perlu memiliki pengetahuan seputar kehidupan si bunglon, agar dapat memeliharanya dengan baik. Adapun informasi yang diperlukan adalah siklus hidup dan perawatan yang sesuai. Sangat disayangkan jika jackson’s chameleon yang anda pelihara malah menjadi mati karena kurangnya pemahaman.

Kebiasaan Bunglon Jackson

Bunglon ini masuk dalam jajaran hewan yang hidup soliter. Artinya, mereka terbiasa hidup sendiri sendiri dimana si jantan memiliki wilayah kekuasaannya sendiri sendiri. Mereka malah akan merasa terganggu, jika anda jantan lain yang masuk dalam kawasan teritorialnya. Jika merasa terusik, si bunglon akan menggembungkan tubuhnya dan mengubah tubuhnya menjadi warna warni.

Apabila kedua jantan tidak ada yang ingin mengalah, maka mereka akan saling bertarung, keduanya akan saling mendorong menggunakan tanduk yang ada di atas kepalanya. Bunglon yang sudah merasa tidak sanggup bertarung akan mundur dan meninggalkan wilayah tersebut. Alhasil, si pemenanglah yang akan memiliki hak atas kawasan tersebut.

Saat musim kawin tiba, si jantan akan menarik perhatian si betina. Bagi anda yang masih bingung membedakan mana bunglon jackson jantan dan betina, langsung saja lihat ada atau tidaknya tanduk di atas kepalanya. Tanduk betina sangat kecil, bahkan beberapa diantara mereka juga ada yang tidak memiliki tanduk. Hal ini mudah untuk dilihat dan menjadi patokan utama.

Apabila si betina menolak jantan, maka mereka akan menunjukkan pose yang mengancam. Si betina akan menggembungkan tubunya dan mengubah tubuhnya menjaid lebih berwarna warni. Namun jika si betina menerimanya, maka mereka akan melihatkan sikap yang lebih tenang dan cenderung tidak melakukan apapun.

Jackson’s chameleon juga bukanlah binatang yang setia, karena satu bunglon bisa kawin berulang kali dengan pasangan yang berbeda. Bunglon jantan bisa  mengawini lebih dari satu betina, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, jika anda berniat membuka penangkaran, maka tidak masalah untuk mengawinkannya dengan lebih dari satu individu.

Siklus Hidup Jackson’s Chameleon

Jackson bunglon adalah jenis hewan yang ovovivipar, yang artinya telur akan disimpan di dalam tubuh induknya namun akan dikeluarkan saat anakan sudah menetas. Saat bunglon betina menyimpan telurnya, banyak orang yang mengira bahwa mereka adalah hewan mamalia yang sedang hamil. Padahal, yang disimpan adalah berupa telur.

Periode kehamilan bunglon jackson betina adalah sekitar 6 bulan atau 190 hari. Saat sudah waktunya menetas, maka si induk akan mengeluarkan anaknya di atas dahan pohon. Kondisi bayi bunglon masih terbungkus selaput telur, namun akan segera pecah akibat gerakan dari tubuhnya sendiri. Ukuran dari anakan ini adalah sekitar 5,5 cm dengan berat rata rata sekitar 6 gram.

Lantas kapan waktu terbaik bagi bunglon untuk kawin? jawabannya adalah sekitar usia 9 sampai 10 bulan. Di waktu tersebut, mereka sudah mencapai ukuran maksimalnya yaitu 35 cm. Si bunglon sendiri bisa hidup sampai umur 10 tahun. Tidak heran jika kemudian jackson bunglon ini termasuk jenis yang umurnya paling panjang dibandingkan dengan bunglon yang lain.

Alasan itu pula yang membuat binatang yang satu ini cocok dijadikan hewan peliharaan. Jika anda merawatnya dengan sungguh sungguh, maka si bunglon dapat hidup dalam jangka waktu yang lama. Sangat disayangkan jika umur si bunglon tidak bisa maksimal, karena perawatan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan terkesan asal asalan.

Handal Berburu Dan Mengubah Warna

Rasanya tidak berlebihan gelar binatang yang handal berburu dan mengubah warna jatuh pada bunglon jackson. Sama halnya dengan bunglon bunglon yang lain, mereka bisa menyamarkan dirinya agar sesuai dengan lingkungan sekitar. Sangat sulit bagi musuh untuk dapat menemukan si bunglon dengan mata telanjang. Keuntungan inilah yang membuatnya selamat dari predator.

Kemampuan bunglon ini diperoleh, sebab mereka memiliki sel kromatofor di kulitnya, yang dapat berubah warna sebagai salah satu bentuk respon bunglon terhadap lingkungannya. Banyak orang yang mengira bahwa bunglon mengubah dirinya semata mata untuk menyamar. Padahal sejatinya, perubahan warna ini terjadi lebih karena respon terhadap lingkungan dan emosinya.

Mereka juga tidak serta merta mengubah dirinya begitu saja tanpa adanya rangsangan dari sekitar. si bunglon akan berubah menjadi lebih gelap saat merasa marah. Namun mereka akan berubah menjadi warna warni saat musim kawin tiba. Lantas sata di bunglon terkena bayangan benda, maka banayang tersebut akan tercetak di kulitnya dengan tampilan yang lebih pucat.

Sama layaknya seperti jenis bunglon yang lain, jackson bunglon juga memakan serangga dan hewan hewan kecil yang lain. Untuk mencari makan, biasanya mereka akan bergerak secara perlahan melewati satu ranting ke ranting yang lain. Serangga tersebut tidak akan menyadari bahwa si bunglon berjalan mendekat, karena tampilannya yang mirip dengan dahan.

Bunglon jackson juga mudah berburu mangsa dengan menggunakan matanya yang terlihat kecil dengan kelopaknya yang cembung menyerupai bentuk setengah bola. Mata tersebut dapat melihat dengan jelas, sehingga serangga yang super kecil pun tidak luput dari pandangannya. Alasan itulah yang membuatnya tidak kesulitan untuk berburu, meskipun gerakannya lambat.

Itulah beberapa informasi penting terkait dengan jackson’s chameleon yang perlu anda ketahui. dengan mengenalnya lebih dalam, anda dapat ikut melestarikan keberadaannya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan memeliharanya, asalkan anda merawatnya dengan lebih baik. Akan jauh lebih baik lagi, jika anda mengembangbiakkannya dan melepas sebagian kembali ke alam.