Jenis Tomat Unggulan

Terdapat beragam jenis tomat yang jumlahnya sangat banyak di seluruh dunia. Apalagi berkat adanya kemajuan teknologi di bidang pembibitan sehingga banyak dihasilkan berbagai jenis tomat unggulan oleh berbagai negara atau perusahaan benih di seluruh dunia. Tentunya ini membuat pilihan petani semakin beragam, sehingga alangkah baiknya setiap bercocok tanam para petani memilih menanam tomat unggulan tersebut.

Syarat Tomat Unggulan

Tomat yang dianggap sebagai jenis unggulan harus memiliki sifat-sifat sebagai berikut :

  1. Ketahanan terhadap berbagai jenis hama dan penyakit, misalnya beberapa jenis tahan terhadap penyakit layu bakteri, layu fusarium, penyakit daun dan lain sebagainya.
  2. Memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan tertentu. Beberapa jenis tomat tahan terhadap cuaca panas yang ekstrim, ada juga yang bisa beradaptasi di dalam berbagai kondisi lingkungan.
  3. Buah yang dihasilkan memiliki bentuk yang baik, ada yang berbentuk bulat, lonjong dan bulat telur. Ukuran buah tidak menentukan sifat keunggulan tomat, dikarenakan terkadang orang justru membutuhkan buah yang berukuran kecil.
  4. Memiliki tingkat produktivitas yang tinggi sehingga dalam lahan pertanian yang sama didapatkan hasil yang lebih melimpah.

Banyaknya varietas unggul tomat yang ditawarkan kepada para petani, membuat mereka harus lebih berhati-hati di dalam menjatuhkan pilihannya. Penyebabnya dikarenakan sifat unggul yang dimiliki varietas tersebut belum tentu sesuai dengan yang dikehendaki pasar. Tentunya hal itu bukanya mendatangkan keuntungan, akan tetapi justru membuat petani mengalami kerugian besar.

Di dalam menentukan jenis tomat unggulan yang akan dipakai, harus disesuaikan dengan lahan pertanaman dan permintaan pasar. Dengan begitu, petani akan mendapatkan keuntungan secara optimal di setiap kali pemanenan. Misalnya saja, di suatu daerah masyarakatnya menyukai tomat yang berukuran kecil. Menilik fakta diatas, petani seharusnya menanam tomat yang berukuran kecil sesuai dengan kehendak permintaan.

Jenis Tomat Unggulan

Berikut ini adalah beberapa jenis tomat unggulan dan keunggulan yang dimilikinya.

Soluna, Samina dan Tresna

Soluna, Samina dan Tresna merupakan varietas tomat yang dikeluarkan oleh PT Multi Benih Unggul Indonesia. Ketiganya merupakan jenis tomat yang dibuat khusus untuk daerah dataran tinggi dengan ketinggian diatas 600 meter dpl. Ketiga tomat diatas memiliki beberapa keunggulan diantaranya :

  1. Tahan penyakit layu bakteri dan serangan jamur Fusarium oxysporum.
  2. Berpotensi menghasilkan tomat sebanyak 3 kg/pohonnya.
  3. Buah yang dihasilkan relatif besar, rata-rata 100 gram/buah.
  4. Bentuk buah varietas Soluna bulat telur (oval), Samina lonjong dan Tresna bulat.
  5. Tingkat kekerasan buah sangat baik, sehingga tidak mudah rusak ketika melalui transportasi yang jauh.

Zinac

Zinac merupakan jenis tomat unggulan yang diimpor dari Belanda, sehingga kualitasnya cukup teruji. Benih tomat impor ini mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Sangat baik di tanam di daerah dataran tinggi, dengan ketinggian 500 – 1.000 meter diatas permukaan laut.
  2. Pohonnya dapat memiliki ketinggian hingga 7 meter.
  3. Berpotensi menghasilkan buah sebanyak 10 kg/pohon.
  4. Memiliki buah yang berukuran besar, sekitar 150 – 200 gram per buah.
  5. Daging buahnya tebal dan kulitnya mengkilap, sehingga terkesan eksklusif.
  6. Memiliki tampilan yang menarik dan rasa yang segar, cocok dijadikan sebagai tomat sayur.
    Varietas tomat ini kuat menghadapi serangan nematoda dan layu bakteri.

Tornado 201

Tornado 201 merupakan jenis tomat unggul dengan tipe tumbuh intermediate. Tornado 201 dapat berproduksi secara maksimal apabila ditanam di dataran tinggi (di atas 700 meter dpl). Perakarannya kuat dengan beberapa keunggulan lainnya, diantaranya :

  1. Berpotensi memproduksi 4 – 5 kg buah per pohon.
  2. Memiliki daging buah yang tebal, keras dan tahan diangkut jarak jauh.
  3. Cocok dengan permintaan pasar lokal, sehingga harga jual relatif tinggi dan stabil.
  4. Memiliki ketahanan terhadap serangan penyakit phytophthora, alternaria, layu fusarium dan bakteri.

New Kingkong

Tomat New Kingkong ini merupakan jenis yang benihnya berasal dari Taiwan. New Kingkong memiliki buah yang berkulit hijau pucat keputih-putihan waktu muda dan lama-kelamaan berubah menjadi merah hingga jingga terang. Tipe tanamannya indeterminate, pohonnya dapat tumbuh hingga ketinggian 2 meter.

New Kingkong optimal ketika dibudidayakan pada lahan dengan ketinggian sekitar 400 m dpl. Jenis tomat ini memiliki beberapa keunggulan penting yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan, diantaranya :

  1. Produktivitasnya cukup tinggi, berkisar 5-8 kg per tanaman.
  2. Buahnya berukuran besar, padat, berbentuk menyerupai apel dan memiliki rasa asam sehingga cocok dibuat saus.
  3. Sayangnya, di dalam buah New Kingkong terkandung air dalam jumlah relatif banyak. Kandungan air yang tinggi ini menyebabkan buahnya agak cepat membusuk.

Tomat Kada

Tomat kada merupakan salah satu jenis tomat unggulan yang diciptakan perusahaan benih Petroseed U.S.A. Dilihat dari bentuknya, tomat kada mirip dengan tomat TW- 375 yang diproduksi oleh perusahaan Known You Seed, Taiwan. Kualitas yang dihasilkan olehnya pun tidak kalah baiknya dengan tomat TW-375 yang telah lama dikenal oleh para petani Indonesia.

Related Post

Keunggulan utama darinya adalah resisten terhadap penyakit busuk ujung buah, layu Fusarium dan alternaria (bercak kering). Akibat keunggulan yang dimilikinya, tomat kada banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Selain tahan terhadap berbagai penyakit, membudidayakannya dianggap lebih menguntungkan.

Tomat kada termasuk tanaman tipe indeterminate dengan tinggi tanaman maksimal sekitar 2,5 meter. Pertumbuhan batang pada tomat jenis ini biasanya tidak diakhiri dengan rangkaian bunga atau buah. Periode panennya pun relatif panjang dan habitus tanamannya tinggi.

Tomat kada cocok di tanam pada daerah dataran medium sampai dataran tinggi, dengan ketinggian 500 – 1.500 meter dpl. Dalam budidayanya, jenis tomat ini sangat responsif (tanggap) terhadap teknologi penanaman yang lebih intensif. Misalnya saja dengan pemakaian mulsa jerami, mulsa plastik hitam perak (MKHP), turus tegak, pemupukan berimbang dan pola tanam yang serasi.

Berbagai keunggulan lain dari tomat kada ini yang membuatnya layak menjadi pertimbangan para petani, diantaranya :

  1. Memiliki kemampuan produksi berkisar 2-3 kg per tanaman.
  2. Umur panen relatif cepat, yaitu 75 hari setelah pindah tanam.
  3. Bentuk buah bulat telur dengan berat rata-rata 90-100 gram per buah.
  4. Ketika matang, kulit buahnya berwarna merah cerah sehingga menarik pembeli.
  5. Daging buahnya tebal, bercita rasa manis sedikit masam menyegarkan.
  6. Kandungan air sedikit, sehingga tahan dalam pengangkutan dan penyimpanan.

Tomat Yellow Pear

Tomat Yellow Pear berasal dari Australia dan menjadi salah satu produk unggulan negara tersebut. Warna buahnya kuning, sesuai dengan namanya Yellow Pear. Morfologi tomat ini berbeda dengan jenis lainnya, mengelembung di bagian ujung dan meruncing di bagian pangkalnya, mirip buah alpukat. Jenis tomat ini masing jarang dibudidayakan di Indonesia, jikalaupun ada baru tahap uji coba dan sebatas hobi karena keunikannya.

Yellow Pear merupakan tomat berukuran mungil dan antik, sehingga jarang bisa ditemukan di pasar. Penyebabnya karena ia merupakan varietas yang relatif baru masuk ke Indonesia. Kegunaan spesifik dari buah tomat kecil ini pun belum terungkap secara pasti. Apakah untuk dikonsumsi secara segar atau diproses lebih lanjut sebagai bahan baku pembuatan saos tomat, jus dan lainnya. Untuk dikonsumsi segar, jenis tomat ini sebenarnya sangat cocok dikarenakan memilih daging buah yang tebal, sedikit biji, kadar air tinggi dan rasanya yang manis.

Meskipun memiliki ukuran buah yang kecil, produksi tomat kuning ini relatif tinggi. Pohonnya bisa berbuah sangat lebat, dikarenakan malai-malainya keluar hampir dari setiap ketiak daun. Dalam satu malai terdapat 5-6 buah yang kedudukannya bergantian. Buah mudanya berwarna hijau, berangsur menjadi kuning menjelang masak setelah 2 bulan. Pembuahannya yang serentak mengakibatkan pemanenan berlangsung singkat. Hanya 2 atau 3 kali petik dengan selang waktu 2 hari sekali buah sudah habis terpanen.

Tanaman yang telah dipanen boleh dipelihara lebih lanjut, karena perbungaanya semi indeterminate. Dimana pohonnya mampu menumbuhkan bunga lagi dari tunas susulan, sehingga bisa tumbuh lagi lebih lanjut. Oleh sebab itu, umur pohon dari tanaman ini bisa lebih dari satu tahun dan batangnya akan semakin tinggi sejalan dengan bertambahnya umur.

Selain memiliki kemampuan produksi yang tinggi, jenis tomat ini juga tahan penyakit layu, phytophthora dan antraknosa. Ia juga sangat tahan ketika mengalami kekeringan, sehingga cocok ditanam di daerah yang kesulitan mendapatkan air. Aspek komersialnya selama ini belum terjajaki, tetapi banyak tomat Yellow Pear mulai banyak dijual di Swalayan.

Kehadirannya di Indonesia bisa menambah khasanah komoditas sayuran atau lebih jauh menjadi bahan baku alternatif pembuatan jus. Ia juga cocok dijadikan sebagai buah hiasan, apalagi jenis tomat ini mempunyai daya tahan sampai beberapa bulan.

Tomat Season Red

Tomat Season Red merupakan tanaman introduksi Taiwan yang diproduksi oleh perusahaan Known You Seed. Tanaman tomat ini pendek, kuat dan mudah tumbuh. Tipe tanaman determinate, yaitu pertumbuhannya akan terhenti ketika memasuki fase pembungaan.

Jenis tomat ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Tahan terhadap cuaca panas dan memiliki daya adaptasi yang luas terhadap faktor-faktor lingkungan lainnya.
  2. Memiliki ketahanan terhadap penyakit tepung dan layu bakteri.
    Bentuk buahnya bulat dan tergolong berukuran kecil, dengan berat sekitar 25 gr per buah.
  3. Buahnya berwarna merah, tidak mudah retak dan memiliki kulit agak tebal.
  4. Daging buahnya memiliki kadar gula sekitar 6%, sehingga manis rasanya.
  5. Produktivitas atau hasilnya sekitar 300 buah per tanaman.
    Buahnya tahan terhadap pengangkutan jauh.
Categories: Tanaman