Contoh Hewan Coelenterata dan Nama Latinnya

Berbicara mengenai contoh hewan coelenterata, mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui tentang kelompok ini. Nama Coelenterata mungkin terdengar asing ditelinga anda. Hewan yang disebut Coelenterata merupakan hewan yang memiliki rongga pada bagian tubuh, ronga itu memiliki fungsi sendiri, contohnya yaitu berfungsi dalam proses metabolisme tubuh pada hewan seperti ubur-ubur, hydra, cumi-cumi, dan lain – lain.

Hewan jenis Coelenterata ini merupakan hewan yang tergolong dalam invertebrata, invertebrata sendiri merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Terdapat rongga dengan bentuk tubuh menyerupai tabung dan mulut pada bagian tubuh hewan ini. Tabung tersebut dikelilingi oleh tentakel, tentakel tersebut ada yang dilengkapi dengan penyengat, gunanya untuk pertahanan diri.

Klasifikasi Coelenterata

Coelenterata sendiri merupakan salah satu makhluk yang tidak memiliki tulang belakang. Coelenterata ini hidup di dalam perairan air tawar, air laut dan terkadang air payau sekalipun. Coelenterata sendiri merupakan anggota kingdom Animalia. Sesuai dari namanya, Coelenterata ini memiliki arti sebagai hewan yang mempunyai ruang berongga atau biasa disebut gastrovaskuler. Coelenterata juga mempunyai istilah nama lain yaitu Cnidaria, Cnidaria sendiri merupakan sebutan kepada hewan yang memiliki senjata berupa penyengat.

Ternyata Coelenterata juga mempunyai perananan di lingkungan serkitar kita lho. Contohnya saja sebagai plankton (Hydrozoa), anemon laut (Anthozoa) dan hewan terumbu karang (Anthozoa) yang merupakan komponen terpenting dalam ekosistem air laut. Satu lagi contoh hewan Coelenterata yang tidak boleh dilupakan adalah ubur ubur (Scyphozoa), hewan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik dan dijadikan makanan olahan. Selain memiliki berbagai macam manfaat, di balik berbagai macam manfaat pastilah terdapat pula kerugian yang dapat ditimbulkan, Salah satu contoh peranan merugikan yang dimiliki anggota Colenterata yaitu ubur ubur kubus (Cubozoa) yang sering menyerang manusia ketika menyentuhnya.

Karakteristik Coelenterata

Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan penciri dari Coelenterata. Beberapa karakteristik yang dimiliki anggota kelompok filum ini, diantaranya :

  1. Tubuhnya simetri radial, yang artinya anggota Coelenterata memiliki tubuh yang tersusun melingkar (bulat). Apabila kita mengambil garis lewat mulut maka akan dihasilkan bagian-bagian yang sama.
  2. Umumnya Coelenterata hidup di habitat laut, walaupun ada juga yang ditemukan di perairan air tawar dan air payau.
  3. Tubuh coelenterata sendiri memiliki 2 fase bentuk tubuh yaitu polip dan medusa.
  4. Terdapat sel penyengat di dalam tubuh coelenterata dengan nama nematokist.

Contoh Hewan Coelenterata

Pada sub bab ini saya akan membahas tentang contoh hewan Coelenterata yang dianggap cukup menarik untuk dibahas. Hewan ini kebanyakan hidupnya berada di area perairan. Bahkan kita akan dengan mudah menemukannya di daerah perairan yang ada di sekitar kita.

Kelas Scyphozoa

Ada dua contoh hewan dari Kelas Scyphozoa yang menarik untuk dibahas. Keduanya adalah Aurelia sp (ubur-ubur) dan Pelagia sp.

1. Aurelia sp (Ubur – Ubur)
Ubur – ubur merupakan contoh anggota dari kelas Scyphozoa yang paling terkenal. Hewan yang memiliki nama latin Aurelia Sp ini hidup dalam 2 fase, yaitu polip dan medusa. Polip merupakan hewan yang tidak melakukan pergerakan (berdiam diri). Biasanya pada fase ini ia akan menempel pada bagian-bagian tertentu yang berada di dasar di perairan contohnya seperti batu dan pasir.

Related Post

2. Pelagia sp
Contoh hewan selajutnya adalah Pelagia SP, dimana mayoritas hidupnya berada pada fase medusa. Fase medusa merupakan bentuk dimana ia dapat berenang dengan bebas. Berbeda dengan fase polip yang menempel di substrat, medusa dapat dengan bebas kemanapun, serta dengan aktif dalam mencari mangsa. Pelagia sp dapat melakukan perkembang biakan secara seksual dengan menhasilkan sel telur dan sel sperma.

Kelas Hydrozoa

Beberapa anggota kelas Hydrozoa bisa menjadi contoh hewan Coelenterata yang layak untuk dipelajari. Beberapa diantaranya adalah :

1. Hydra (Obelia sp)
Hydra adalah kelompok Cnidaria termasuk kedalam kelas Hydrozoa, hydra ini memiliki nama latin Obelia sp. Jenis hewan ini pada umumnya hidup di air tawar dan hanya memiliki fase hidup Polip (menetap) saja. Ukuran tubuhnya sangat kecil, kira-kira 50 mm panjangnya. Pada tubuhnya, terdapat bentuk silinder dengan dua lapisan sel. Lapisan yang berada di dalam tubuhnya disebut endoderm dan yang di luar disebut dengan eksoterm.

2. Gonionemus sp
Pada bagian luar tubuh Gonionemus sp terdapat lapisan luar yang disebut dengan Ektoderm. Diantara lapisan luar dan dalam tubuhnya terdapat bagian yang disebut dengan Mesoglea. Contoh hewan Coelenterata ini memiliki tentakel yang berukuran panjang dan berfungsi untuk menangkap mangsa. Gonionemus akan memangsa binatang kecil yang mengapus di atas permukaan air.

Hewan ini memiliki cara berkembang biak yang mirip dengan Hydra, yaitu secara aseksual dengan membentuk tunas dan secara seksual dengan mengetahui sel sperma dan telur. Berapa Gonionemus sp yang tinggal di alam liar bersifat hermafrod, yaitu melakukan perkawinan dengan diri sendiri.

Kelas Anthozoa

Ada 2 contoh hewan Coelenterata dari kelas Anthozoa yang layak untuk dipelajari. Ketiganya adalah sebagai berikut :

1. Acropora
Contoh hewan ini merupakan jenis koral yang hidupnya berkelompok di bawah perairan laut. Siklus hidupnya hanya terdiri atas fase polip saja,. Struktur tubuh jenis coelenterata ini lebih komplek dibandingkan dengan anggota kelas Hydrozoa.

2. Tubipora musica
Di bagian sistem gastrovaskuler Tubifora musica, terbagi ke dalam bagian kecil. T. musica merupakan hewan yang memakan binatang berukuran kecil yang berada di sekitarnya. Ketika berada di fase polip, ia biasanya akan mengeksresi zat kalsium karbonat yang akan menutupi sekitar tubuhnya. T. musica biasanya hidup berkelononi di suatu tempat dalam jumlah yang sangat banyak.