Jenis Batu Giok yang Ada di Dunia

Batu giok merupakan salah satu jenis batu permata paling di cari oleh masyarakat dunia. Selain digunakan sebagai perhiasan, giok dianggap memiliki khasiat bagi kesehatan manusia. Bahkan, sebagian masyarakat menganggap batu ini memiliki tuah yang dapat memberikan kesuksesan kepada yang memilikinya.

Jenis Batu Giok

Saking terkenalnya batu ini, di perdagangan batu akik dan permata banyak sekali batu yang disebut dengan “giok”. Kita sebut saja maw tsit tsit yang disebut sebagai giok nabire atau black serpentine yang disebut sebagai black jade dan bahkan black serpentine ini diiklankan di tv sebagai batu giok dari korea dengan nama ginsamyong.

Selain kedua batu diatas masih banyak lagi jenis batu lain yang dijual dengan nama dagang giok. Padahal, secara resmi para ahli geologi hanya menggap 2 jenis batu giok (jade) yang ada di dunia, keduanya adalah sebagai berikut :

Jadeite Jade

Sesuai dengan namanya, jenis batu giok yang pertama kali ada adalah jadeite jade. Sebagian ahli geologi bahkan menganggap bahwa jenis batu giok asli hanyalah jadeite jade. Tambang terbesar batu jadeite ini terdapat di Cina dan Birma tetapi jenis batu ini dapat ditemukan juga di Russia, Jepang, Yunani, US, Guatemala dan Indonesia.

Di Indonesia batu jadeite ini dapat kita temukan di Aceh dan Nabire. Gosipnya jadeite juga terdapat di daerah kebumen dan kalimantan, hanya saja kebenarannya belum bisa saya pastikan. Walau jadeite dapat ditemukan di Nabire, banyak sekali batu yang dijual dengan nama dagang “giok nabire” merupakan maw tsit tsit. Begitupula dengan yang disebut giok aceh, kebanyakan adalah jenis Nephrite jade. Sehingga pastikan anda membeli batu anda pada pedagang yang terpercaya dan batu yang anda beli telah dilengkapi oleh sertifikat sehingga keasliannya terjamin.

Di dalam sertifikat batu Giok Jadeite, biasanya dibedakan menjadi 3 kualitas yaitu tipe A, B dan C. Pengkategorian batu giok ini didasarkan pada treatment yang dilakukan pada batu tersebut. Yang dimaksud Jadeite tipe A adalah jika batu tersebut bebas dari berbagai treatment. Sebagian lab batu permata di seluruh dunia, masih menanggap pemolesan batu Jadeite dengan lapisan lilin tidak berwarna masih dimasukkan ke dalam Tipe A. Mayoritas pemolesan batu giok di bima dan cina mencelupkan batu polkas jadeite ke dalam lilin cair panas dan setelah didinginkan, batu digosok sehingga batu memiliki kilauan yang indah.

Sedangkan giok jadeite tipe B artinya ia telah direndam di dalam cairan asam untuk menghilangkan noda atau oksidan yang terdapat di dalam batu tersebut. Proses ini mencerahkan warna batu serta meninggalkan banyak lubah berukuran kecil di seluruh permukaannya. Proses selanjutnya adalah pemasukkan resin polimer bening ke dalamnya. Barulah giok digosok sehingga memberikan kesan terlihat halus dan berkilau warnanya. Sayangnya, penampilan batu giok tipe B ini dapat berubah seiring berjalannya waktu. Resin polimer dapat berubah ketika terkena panas dan sinar matahari sehingga berubah menjadi kekuningan.

Sedangkan giok jadeite tipe C, mengalami semua treatment tipe B tetapi resin polimer yang digunakan adalah yang berwarna. Sehingga tampilan batu giok tipe C ini terlihat berwarna hijau cemerlang.

Tentu saja dari segi harga, Giok Jadeite Tipe A lah yang berharga paling tinggi. Dalam pelelangan batu permata internasional, jenis batu giok tipe A yang berkualitas bagus harganya dapat mencapai ratusan milyar rupiah. Sedangkan untuk Giok Jadeite Tipe C berukuran sekitar 2 cm harganya sekitar 500 ribu rupiah dan Giok Tipe B sekitar 1 juta rupiah.

Nephrite Jade

Jenis batu giok kedua adalah Nephrite Jade, batu ini banyak terdapat di Indonesia khususnya di daerah Jawa Tengah, Aceh dan Sumatera Barat. Walau dari segi harga, Nephrite masih lebih rendah daripada Jadeite tetapi dari segi kualitas pun tak kalah dan layak untuk di koleksi.

Daripada anda membeli batu jadeite tipe B atau C yang lama kelamaan akan berubah warnanya, lebih baik anda membeli batu Nephite. Sampai saat ini Nephrite yang beredar dipasaran 99% tidak diberikan threatment Apalagi batu ini merupakan salah satu batu khas dari Indonesia, dengan membelinya anda juga memajukan ekonomi masyarakat kita.

Nephrite adalah sebuah batu giok yang terdiri dari mineral jade dan actonolite. Kekerasannya sedikit lebih rendah daripada jadeite, tetapi ia lebih tahan pecah dikarenakan struktur batunya yang lebih padat. Karena strukturnya yang padat ini, Nephrite akan terlihat mengkilap tanpa diberikan treatment apapun secara kimia.

Di pedagangan batu internasional, Batu Nephrite berukuran 1,5 cm dengan kualitas baik harganya mencapai puluhan juta rupiah. Walau begitu, kita termasuk beruntung karena deposit Nephrite di Indonesia melimpah. Kita bisa mendapatkan jenis batu giok ini di harga ratusan ribu untuk yang berkualitas baik. Bahkan, ada juga pedagang yang menjualnya diharga puluhan ribu saja untuk yang kualitas biasa.

Warna Batu Giok yang Paling Bagus

Batu giok hadir dengan beragam warna, ada yang berwarna putih, kuning, cokelat, abu-abu, putih dengan corak hijau, hijau dan merah. Warna batu giok yang dianggap paling bagus adalah yang berwarna hijau dan merah. Untuk yang berwarna merah sendiri jumlahnya di dunia sangat terbatas, menyebabkan harganya menjadi sangat mahal.

Batu giok yang warna merahnya bukan hasil treatment, paling murah dijual dengan harga 10 juta rupiah. Itupun yang memiliki kualitas kurang begitu baik, sedangkan yang memiliki warna yang top dan ukuran besar harganya bisa mencapai ratusan juta Dollar Amerika. Sehingga menjadi wajar jika giok merah dianggap sebagai salah satu batu mulia paling mahal di dalam sejarah manusia.