Jenis Ular Kobra

Mungkin anda belum tahu bahwa terdapat lebih dari 10 jenis ular kobra yang tersebar di seluruh dunia. Indonesia sendiri memiliki 2 jenis ular kobra yaitu Naja Sumatrana yang lebih dikenal sebagai ular kobra sumatra dan Naja suptatrix yang dikenal sebagai ular kobra jawa.

Ular kobra memang merupakan salah satu jenis ular yang paling menakutkan. Hal ini dikarenakan bisanya dapat menyebabkan kematian dengan cepat. Sehingga wajar saja jika pada musim pancaroba kemarin, kemunculan beberapa ular kobra ke pemukiman warga menyebabkan geger. 

Berikut ini adalah jenis ular kobra yang ada di dunia, diantaranya :

  • Kobra India (Naja naja)
    Memiliki warna abu-abu kehitaman dan ular ini memiliki motif kacamata di belakang tudungnya. Wilayah penyebarannya di India, Pakistan, Nepal, Bangladesh dan Sri Langka. Di India ular ini dianggap oleh masyarakat hindu disana sebagai dewa, padahal setiap tahunnya ada lebih dari 46.000 orang meninggal di India akibat gigitan ular ini.
  • Kobra Asia Tengah (Naja oxiana)
    Jenis ular kobra ini berukuran sedang, mencapai 1,5 meter. Tulang rusuk serviksnya panjang yang mampu membesar untuk membentuk tudung. Ciri lain dari ular ini ialah kepalanya elips dengan moncong pendek, bulat dan lubang hidung besar. Wilayah persebarannya di Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan, Iran, Afganistan, Pakistan hingga India Utara.
  • Kobra Kaca Tunggal (Naja kaoutjhia)
    Memiliki motif kaca tunggal di punggungnya, yakni pola lingkaran konsentrik mirip huruf O. Wilayah persebarannya di Nepal, India Timur Laut, Bangadesh, Birma, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam bagian selatan, Tiongkong selatan dan Malaysia bagian utara.
  • Kobra Burma (Naja mandalayensis)
    Wilayah penyebarannya di Kota Mandalay, Myanmar Tengah. Spesies kobra ini berukuran sedang dengan panjang rata-rata ular dewasa berkisar 1 hingg 1,2 meter. Salah satu ciri khas dari kobra burma adalah ia bisa menyemprotkan bisanya.
  • Kobra Tiongkok (Naja atra)
    Wilayah penyebarannya di Tiongkok Selatan, Vietnam bagian utara dan Laos.
  • Kobra Siam (Naja siamensis)
    Sama seperti kobra burma, ia mampu untuk menyemprotkan bisanya. Berukuran sedang dengan tubuh agak tipis jika dibandingkan dengan jenis kobra lainnya, dimana ular dewasa memiliki panjang rata-rata 0,9 hingga 1,2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari abu-abu hingga hitam dengan bintik-bintik putih di sekujur tubuhnya. Wilayah penyebarannya di Thailand, Kamboja, Laos dan Vietnam bagian selatan.
  • Ular Kobra Sumatera (Naja sumatrana)
    Sesuai dengan namanya, ular ini hidup disekitar pulau Sumatera. Warna tubuh ular ini hitam sehingga tampilannya terlihat tambah menyeramkan. Berukuran sedang antara 0,9 hingga 1,5 meter.
  • Ular Kobra Jawa (Naja sputatrix)
    Populasi jenis ular ini sudah hampir punah dan tersebar di Jawa, Bali, Lombok dan Sumbawa. Berukuran cukup besar dan panjangnya dapat mencapai 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi mulai dari kehitaman, kecokelatan hingga kekuningan. Salah satu yang membedakannya dengan kobra lainnya adalah pada bagian leher tidak terdapat corak. Jenis ular kobra ini dapat menyemprotkan bisanya.
  • Ular Kobra Filipina (Naja philippinensis)
    WIlayah penyebarannya di bagian barat dan utara Filipina, juga tersebar di Pulau Luzon, Mindoro, Marinduque dan Masbate.
  • Ular Kobra Mindanao (Naja samarensis)
    WIlayah penyebarannya di bagian timur dan selatan Filipina, Pulau Mindanao, Samar, Leyte dan Bohol.
  • Ular Kobra Mesir (Naja haje)
    Ular ini menjadi terkenal karena dalam sejarah mesir, Cleopatra yang waktu itu menjabat sebagai Ratu Mesir menggunakan ular ini untuk bunuh diri.

Masih banyak lagi jenis-jenis ular kobra yang tersebar di beberapa penjuru dunia. Melihat penyebarannya yang sebagian besar mendominasi benua Asia, menjadikan ular kobra menjadi reptil khas yang dimiliki Asia.