Categories: Karir

Prospek Kerja Teknik Lingkungan Untuk Wanita

Prospek kerja teknik lingkungan untuk wanita kurang saya rekomendasikan, karena lulusannya diharuskan untuk kerja ke lapangan untuk meninjau lokasi pekerjaannya. Akan tetapi bagi anda yang berjiwa petualangan tinggi dan menginginkan kerja di lapangan, apapun jenis kelamin anda teknik lingkungan menjadi tempat yang baik.

Contohnya saja salah satu saudara saya yang kebetulan lulusan jurusan ini dan sedang bekerja di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hampir setiap minggu dia harus keluar kota untuk meninjau pabrik-pabrik dan menganalisis dampak pencemaran yang mereka hasilkan.

Prospek Kerja Teknik Lingkungan

Walaupun kurang saya rekomendasikan, sebenarnya tidak ada masalah bagi seorang wanita untuk melanjutkan studi di Teknik Lingkungan. Prospek kerja yang ada di jurusan ini, sangat sesuai bagi anda yang memiliki cita-cita untuk bekerja di lapangan. Bagi seseorang yang inginnya kerja di kantor dan tidak perlu ke mana-mana seperti saya, jurusan ini bukanlah pilihan yang baik. Hal itu karena sebagian besar pekerjaan alumni teknik lingkungan berkaitan langsung dengan pengamatan secara langsung di lapangan.

Secara garis besar, lulusan kerja teknik lingkungan dapat bekerja di beberapa pekerjaan berikut ini :

1. Manajer Lingkungan

Mungkin ini salah satu prospek kerja teknik lingkungan yang paling cocok untuk wanita. Seorang manajer lingkungan adalah orang yang bertugas memeriksa aktivitas limbah atau pencemaran lainnya yang dilakukan oleh sebuah perusahaan ke lingkungan. Manajer lingkungan ini selain bertugas memeriksa, juga perlu menganalisis dampak suatu kegiatan yang ada di perusahaan terhadap lingkungan dan mencari solusinya.

Pekerjaannya tersebut, membuatnya hanya berkutat di lingkungan perusahaan ia bekerja. Memang bagi seorang manajer lingkungan perusahaan perminyakan dan pertambangan seperti Pertamina dan Freeport, anda tetap harus terjun langsung ke lapangan. Akan tetapi masih ada pilihan untuk menjadi manajer lingkungan di pabrik yang bersifat lokal. Gaji yang bisa didapatkan untuk posisi ini termasuk cukup besar, karena bisa mencapai puluhan juta rupiah (tergantung perusahaan). Hanya saja, biasanya lowongan yang dibutuhkan tidaklah banyak, setiap perusahaan paling hanya membutuhkan satu atau dua orang saja di posisi ini.

Related Post

2. Pengelolaan Limbah

Bisa dibilang pekerjaan ini adalah salah satu bawahannya manajer lingkungan. Bagian pengelolaan limbah bertugas mengelola limbah yang dihasilkan suatu perusahaan sehingga dampak buruk yang dihasilkannya bisa seminimal mungkin. Profesi ini juga tidak mengharuskan anda pergi keluar kota untuk bekerja, cukup mengelola limbah yang ada di perusahaan saja. Penghasilan yang didapatkan biasanya berkisar 5 juta rupiah sebulan, tergantung besarnya perusahaan tempat anda bekerja. Saat ini, hampir semua perusahaan industri membuka lowongan kerja untuk pekerjaan ini.

3. Pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Bagi anda yang ingin menjadi PNS, anda bisa melamar di Kementrian Lingkungan hidup dan kehutanan. Disini, lulusan teknik lingkungan cukup mendapatkan porsi pekerjaan yang cukup besar. Contohnya saja salah satu saudara saya yang bertugas mengecek kadar limbah pabrik yang ada di seluruh Indonesia. Pekerjaan ini membutuhkan perjalanan dinas secara rutin setiap waktunya. Ada juga bagian yang bekerja mengecek kadar kualitas air, kondisi hutan dan lain sebagainya. Akan tetapi pekerjaan tersebut rata-rata mengharuskan perjalanan ke dinas ke lapangan untuk survey lokasi secara rutin sehingga menurut saya kurang prospek ya bagi wanita.

Gaji yang bisa didapatkan untuk bekerja di KLHK cukup besar, setiap perjalanan dinas yang anda lakukan akan membuat anda mendapatkan tambahan penghasilan. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, untuk seorang pegawai yang baru bekerja sekitar 3 tahun memiliki penghasilan bersih lebih dari 15 juta rupiah. Itu sudah termasuk gaji pokok ditambah tunjangan perjalanan dinasnya ya.

4. Konservasi Alam

Pekerjaan ini tugasnya adalah untuk bisa memanajemen sumber daya yang ada di alam, termasuk di dalamnya adalah hewan, tumbuhan dan sumber daya alam lainnya. Pekerjaan ini mengharuskan anda bekerja di daerah yang cukup pelosok, misalnya petugas konservasi binatang komodo haruslah tinggal di sekitar habitat alaminya di pulau Komodo. Begitu juga petugas konservasi hutan gambut yang mengharuskannya tinggal di sekitar hutan. Sebenarnya pekerjaan ini tidak membedakan jenis kelamin, akan tetapi bagi seorang wanita saya sarankan untuk berpikir dua kali apabila ingin bekerja di bidang ini. Gaji yang didapatkan sebenarnya cukup besar juga, bisa mencapai sekitar 10 juta rupiah.

5. Dosen

Jika anda mendapatkan nilai yang cukup memuaskan selama melaksanakan program pendidikan anda, biasanya anda akan ditawari untuk menjadi dosen di universitas yang anda tempuh. Prospek kerja ini sangat bagus untuk lulusan teknik lingkungan wanita, karena mayoritas waktu anda dihabiskan untuk mengajar. Sebagai dosen anda juga akan memiliki otak yang selalu terasah dan dihormati oleh orang di sekitar anda, karena di Indonesia seorang pengajar begitu dihormati.

6. Konsultan Lingkungan

Bagi anda yang bekerja sebagai konsultan lingkungan, tugasnya adalah untuk menganalisis dampak sebuah kegiatan terhadap lingkungan. Misalnya saja dampak pembuatan pulau buatan (reklamasi) yang dilakukan di Teluk Jakarta, ada banyak lembaga konsultan lingkungan yang memberi pertimbangan dalam keputusan kebijakan tersebut. Saat ini telah banyak lembaga konsultan lingkungan yang didirikan di Indonesia, tentunya bagi lulusan Teknik Lingkungan baru anda harus memulai dari awal dengan bekerja di lembaga tersebut. Barulah ketika nama anda sudah dikenal lebih luas, anda bisa membuat lembaga konsultan sendiri. Petugas yang bekerja di bidang ini, biasanya diharuskan untuk rutin melakukan survei lapangan.

Itulah beberapa prospek kerja teknik lingkungan dan beberapa diantaranya lumayan cocok untuk wanita.