Nokia N8

Nokia N8 merupakan handphone keluaran tahun 2010 yang menjadi andalan perusahaan dari Finlandia ini mempertahankan kekuasaannya di pasar handphone dunia. Pada saat peluncuran ponsel ini di Jakarta pada Selasa (19/10/2010), County Manager Nokia Indonesia, Bob McDougal mengatakan “Nokia N8 merupakan kunci penting bagi Nokia untuk membawa Nokia ke tahap berikutnya”.

Ucapan County Manager Nokia Indonesia tersebut mengisyaratkan bahwa begitu pentingnya Nokia N8 bagi perusahaan. Walau penjualannya tidak terlalu mengecewakan, posen ini masih kalah bersaing dibandingkan Apple Iphone 4. Akibat gagalnya N8 ini diduga merupakan salah satu penyebab yang membuat Nokia kehilangan pangsa pasarnya di seluruh dunia. Berikut akan kami ulas mengenai harga dan spesifikasi Nokia N8 dan mengapa pada saat itu pasar merespon negatif akan kemunculan ponsel ini.

Harga Nokia N8

Saat peluncurannya di Oktober 2010, harga Nokia N8 adalah 370 Euro atau jika kita rupiahkan pada kurs saat itu sekitar 5 juta rupiah. Harga tersebut termasuk mahal dikala itu, mengingat Iphone 4 yang menjadi pesaing utamanya hanya dibanderol dengan harga 199 Dollar Amerika untuk iphone dengan kapasitas memory 16 gb. Harganya ini juga masih sedikit lebih mahal dibandingkan Samsung Galaxy S di generasi sama yang dibanderol 400 dollar Amerika.

Masalah harga ini ternyata juga memainkan faktor penting di penjualan ponsel pintar di kala itu, menyebabkan begitu menguasainya Apple di pasar ponsel pintar kala itu.

Spesifikasi Nokia N8

Harga hanndphone Nokia N8 yang cukup tinggi membuatnya memasuki jajaran smartphone high end. Tentunya para pelanggan mengharapkan ponsel ini memiiki spesifikasi terbaik pada saat itu. Tetapi benarkah spesifikasinya telah berhasil memuaskan para pelanggan? Mari kita ulas.
Kamera

Seperti yang telah saya ulas di kelebihan dan kekurangan Nokia N8, kelebihan dari ponsel ini terletak pada kameranya yang memiliki kapasitas 12 mega pixel. Kameranya ini juga telah mendukung rekaman dengan resolusi HD. Dikutip dari Jenis.net, kekuatan kameranya Nokia N8 tergolong sangat canggih pada jaman itu dan mampu bersaing dengan berbagai jenis kamera digital yang segenerasi. Iphone 4 dan samsung galaxy S yang merupakan pesaing utamanya hanya dibekali kamera utama dengan kapasitas 5 mega pixel. Apalagi N7 telah menggunakan optik Carl Zeiss dan sensor yang diklaim dapat bersaing dengan kamera digital. Membuat jepretan dari ponsel ini terbilang cukup baik.

Kamera inilah yang menjadi salah satu faktor penting N8 dapat terjual sebanyak empat juta unit dalam kurun waktu tiga bulan sejak di launching. Pembelian terbanyak ternyata berasal dari negara-negara Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang pada saat itu masih cukup menggemari pabrikan asal Finlandia ini.

Performa Nokia N8

Selain masalah kameranya yang canggih, Spesifikasi Nokia N8 lain yang perlu dibahas adalah masalah performanya. Performa bisa dibilang merupakan hal paling utama bagi sebagian besar orang untuk menentukan ponsel apa yang akan dibelinya.

Ponsel ini dibekali dengan prosesor buatan Samsung ARM 11 dengan kecepatan 680 MHz dan Memory 256 MB. Dengan hardware yang demikian, performanya masih kalah jika dibandingkan dengan Iphone 4 dan Samsung Galaxy S yang menggunakan prosesor Cortex-A8 berkecepatan 1.0 GHz dan Ram 512 MB.

Kapasitas memori internal hanphone ini awalnya diharapkan sebesar 64 GB. Tetapi nyatanya N8 hanya memiliki memori internal sebsar 16 GB yang dapat ditambah dengan kartu microSD dengan kapasitas maksimal 48 gb. Jumlah seperti itu dianggap kurang besar, apalagi hasil jepretannya yang memiliki ukuran file yang besar.

Nokia N8 menggunakan sistem operasi Symbian 3, dimana pada saat itu nokia masih berusaha agar symbian mampu menyangi android dan iOS. hanya saja seperti yang telah kita ketahui bersama kepopuleran sistem operasi buatan nokia ini sudah kalah saing dan dianggap ketinggalan jaman. Beberapa hal yang menjadi masalah adalah sedikitnya aplikasi yang tersedia, kekompatibleannya dengan perangkat hardware lain serta tampilannya yang dianggap kurang interaktif.

Untuk masalah jaringan, Handphone ini telah mensupport 3G HSDPA yang merupakan jaringan tercepat di tahun 2020. Tidak ada masalah berarti di dalam kecepatan datanya, hanya saja karena kurang bagusnya dapur pacu banyak pengguna yang mempermasalahkan lamanya loading saat melakukan browsing.

N9 telah dibekali baterai Li-ion 1200 mAh. Kapasitas baterai ini cukup baik pada saat itu yang dapat bertahan selama sekitar 400 jam saat stand by atau 5 jam saat digunakan menelepon. Walau begitu kuran baterai ini masih kalah dengan pesaingnya iphone 4 yang telah memiliki baterai dengan kapasitas 1420 mAh.
Design

Nokia N8 memiliki ukuran cukup kecil yaitu 3,5 inchi. Walapun berukuran kecil karena casingnya terbuah dari bahan metal, handphone ini cukup berat saat dipegang (135 gram). Dengan casing berbahan metal ini, N8 termasuk ponsel yang awet, tahan banting dan goresan.

N8 menggunakan layar capacitive touchscree yang memiliki tampilan yang jernih karena telah mensupport 16 juta warna. Tetapi resolusi layarnya agak kecil jika dibandingkan dengan pesaingnya, N8 hanya memiliki resolusi layar 360 x 640 pixel saja.

Kesimpulan

Dari ulasaran artikel diatas dapat kita pahami bahwa Nokia N8 memiliki harga yang lebih tinggi daripada para pesaingnya di waktu tersebut. Hanya saja harganya yang mahal tersebut tidak dibarengi dengan spesifikasi yang lebih baik dibandingkan Samsung Galaxy S dan Apple Iphone 4 yang menjadi pesaing utamanya.

Satu-satunya keunggulan ponsel ini yang mencolok adalah pada kameranya yang berkapasitas 12 megapixel. Kemampuan kameranya inilah yang membuat Nokia N8 dapat terjual sebanyak 4 juta dalam waktu 3 bulan.

Akan tetapi tujuan Nokia menekan laju penjualan Apple dengan ponsel ini tidak berhasil, membuat perusahaan dari Amerika tersebut berhasil merebut puncak pimpinan pasar ponsel di kala itu. Apalagi seperti yang kita ketahui bersama, kurangnya inovasi yang ditunjukkan nokia, dan enggannya ia menggunakan android sebagai sistem operasinya membuat perusahaan ini kehilangan mayoritas pangsa pasarnya. Hingga akhirnya Nokia jatuh kedalam krisis finansial yang kemudian dibeli oleh Microsfot.

Itupun tak berlangsung lama karena pada tahun 2016 iya dibeli oleh Foxcon sebesar 350 juta US dollar. Nilai yang kecil jika kita bandingkan dengan kedigdayaannya pada tahun 2000an yang menguasai hampir seluruh pasar ponsel.

Dibawah Foxcon, saat ini Nokia telah menjadi salah satu produsen Smartpohone dan tablet Androi. Selain itu ia banyak juga meluncurkan kembali beragam ponsel jadulny untuk menggaet para pelanggan lama mereka yang ingin bernostalgia.

Penjualan

Pada tahun 2010 pada saat peluncuran N8, nokia masih menguasai pasar perdagangan handphone. Hanya saja pangsa pasar mereka mulai tergerus dengan kehadiran Apple Iphone 4 dan Samsung Galaxy. Ada juga HTC HD2 dengan menggunakan Sistem Operasi Windows mobilenya yang mencuri sebagian pasar handphone di kala itu.

Nokia berharap N8 sebagai ponsel yang dapat menguasai pasar segmen high end. Sayangnya seperti yang telah kita bahas di artikel yang ada di homepage, nokia N8 gagal membendung dominasi Apple Iphone 4. Penjualan Handphone Nokia N8 dalam 3 bulan hanya sekitar 4 juta saja. Angka itu sebenarnya tidak tergolong kecil, tetapi itu jauh dari ekspetasi dan target perusahaan dari Filnlandia ini.
Tidak Masuk 10 Ponsel Terlaris 2010

Angka penjualan 4 juta handphone selama 3 bulan pertamanya ternyata tidak membuat Nokia N8 masuk ke jajaran 10 Ponsel Terlaris 2010 versi Krusell. Padahal ada 3 ponsel keluaran nokia yang bercokol disana yaitu Nokia 3720 Classic di urutan ke 2, Nokia 6700 Classic di posisi ke 7 dan Nokia 6303 Classic di posisi ke 9.

Walaupun begitu, ketiga ponsel tersebut bukanlah termasuk Smartphone. Nokia masih berusaha mempertahankan dominasi pasar handphone dengan mengandalkan ponsel konvensional sambil mengembangkan versi smartphone mereka untuk menghadang laju kompetitornya.

Hanya saja, untuk kelas high end smartphone Nokia N8 kalah bersaing dengan Apple Iphone 4 yang menduduki ponsel terlaris di tahun tersebut. Penjualannya juga kalah dengan HTC HD2 yang menempati urutan ke 3 ponsen terlaris serta Samsung Galaxy S yang menduduki posisi ke 6. Terlihat bahwa high end user tidak merespon positif kemunculan Symbian 3. Terbukti bahwa sistem operasi tersebut akhirnya tidak dilanjutkan pengembangannya beberapa tahun kemudian.

Kurang bagusnya penjualan Nokia N8 salah satu sebabnya dikarenakan performanya yang kalah dengan pesaingnya. Dari segi hardware Nokia N8 tidak memiliki keunggulan sama sekali jika dibandingkan kompetitor 1 generasinya. Padahal dari segi harga, N8 lebih mahal dari produk pesaingnya tersebut. Sehingga wajar jika pasar lebih memilih Samsung Galaxy S, HTC HD2 dan Iphone 4 daripada N8.

Kegagalan Penjualan Nokia N8, Akhir Era Nokia

Kegagalan penjualan Nokia N8 di tahun 2010 ini, menjadi salah satu tanda akhir era Nokia yang telah merajai dunia ponsel selama lebih dari 10 tahun. Nokia dianggap tidak berhasil menyediakan sebuah ponsel pintar yang menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan pengguna. Ngototnya Nokia untuk tidak menggunakan Android dan tetap menggunakan Symbian direspon negatif oleh pasar.

Penjualan Handphone nokia di tahun 2010 didominasi oleh seri Classic yang hanya menyediakan kebutuhan dasar ponsel genggam. Pada tahun tersebut memang banyak orang yang masih mengganggap hanphone berfungsi hanya untuk telepon dan sms saja. Nokia versi Classic dianggap telah mencukupi fungsi tersebut. Banyak juga user yang membeli versi Classic Nokia dikarenakan ketahanan baterainya yang tahan berhari-hari tanpa perlu dicharge.
Peralihan ke Era Smarphone

Tahun 2010 dianggap sebagian peralihan era telepon genggam konvensional ke era Smartphone. Tahun 2010 merupakan tahun persaingan antara sistem operasi Windows Mobile, iOS, Android dan Symbian 3. Keempatnya berupaya mengembangkan sistem operasi yang interaktif dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat modern.

Hasilnya seperti yang telah kita ketahui, saat ini sudah hampir tidak ada lagi ponsel yang menggunakan sistem operasi Symbian dan Windows Mobile. Keduanya kalah bersaing dengan sistem operasi Android dan iOS, yang keduanya masih bersaing seru di tahun 2020 ini. Kita tunggu saja inovasi kedua sistem operasi tersebut dan apakah akan ada lagi sistem operasi baru yang berhasil menggeser dominasi keduanya.

Pasar telepon pintar memang merupakan pasar yang sangat dinamis. Perusahaan yang tidak bisa memberikan inovasi yang dibutuhkan masyarakat modern akan tersingkir.