Burung Merpati

Burung merpati merupakan semua burung yang masuk ke dalam famili Columbidae. Mereka merupakan burung yang memiliki badan tambun, leher pendek dan paruh yang ramping. Di dalamnya terdapat sekitar 300 spesies burung yang tersebar di hampir seluruh dunia. Burung merpati di Indonesia sering juga disebut sebagai dara, keduanya bisa dibilang merupakan sebuah sinonim.

Tempat Hidup Burung Merpati

Awalnya tempat hidup burung merpati berada di daerah pesisir pantai. Akan tetapi saat ini mereka dapat ditemukan di hampir semua wilayah di seluruh dunia. Mereka dapat ditemuk di daerah hutan, perkotaan, terestrial hingga daerah gurun.

Banyaknya  penyebaran merpati ini tidak lain karena populasinya yang meningkat cukup pesat. Salah satu sebabnya karena banyaknya manusia yang membudidayakannya dan kemudian dari sini ada yang terlepas ke alam dan berkembang biak dengan pesat. Sejauh ini bellum ada dampak negatif yang mengkhawatirkan akibat meningkatnya populasi burung merpati dan meluasnya tempat hidup yang ditempatinya.

Klasifikasi Burung Merpati

Dalam taksonomi hewan, klasifikasi burung merpati adalah sebagai berikut :

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Columbiformes
Famili Columbidae
Subfamili : Zenaidini dan Columbini
Genus : Starnoenas, Geotrygon, Leptotila, Leptotrygon, Zenaida, Zentrygon, Ectopistes, Patagioenas, Reinwardtoena, Turacoena, Macrpygia, Streptopelia, Dysmoropelia, Columba, Nesoenas dan Spilopelia

Ciri-Ciri Burung Merpati

Ukuran tubuh burung merpati sangat bervariasi tergantung jenisnya, dari 15 cm hingga 75 cm panjangnya. Spesies terbesarnya adalah merpati mahkota papua yang ukurannya hampir sebesar kalkun dengan berat 3-4 kg. Sedangkan jenis burung merpati yang terkecil adalah anggota genus Colombina yang beratnya hanya sekitar 22 g dengan panjang 13 cm.

Secara umum, anggota burung merpati memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Tubuhnya gempal, berleher dan berkaki pendek, paruh ramping serta bagian cerenya yang berdaging.
  2. Kepala berukuran kecil, dan sering terlihat mengangguk-anggukan kepalanya yang dimaksudkan untuk menjaga penglihatannya secara konstan.
  3. Sayapnya berukuran besar dan memiliki sebelas bulu utama, otot sayapnya kuat dengan massa otot sayap sekitar 40% dari total berat badannya.
  4. Merpati memiliki bulu tubuh yang unik, bulunya lebar, kuat dan merunting ke sebuah titik. Bulunya melekat dengan longgar pada kulit sehingga mudah putus. Diduga mekanisme memutuskan bulu ini digunakan untuk menghindari predator.
  5. Warna bulu merpati sangat bervariasi, Merpati yang memakan biji-bijian biasanya memiliki bulu yang berwarna kusam sedangkan merpati buah memiliki warna yang lebih cerah.

Jenis Burung Merpati

Seperti sudah saya sebutkan diatas, terdapat sekitar 300 jenis burung merpati yang tersebar di seluruh dunia. Beberapa jenis burung merpati tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

Dara Laut

Dara laut merupakan jenis burung yang memiliki kegemaran beristirahat pada tempat bertengger yang tinggi dan merupakan penerbang yang tangguh. Tubuhnya berukuran agak kecil, yaitu panjang sekitar 35 cm. Tengkuknya berwarna hitam, terlebih lagi pada saat musim dingin.

Burung remaja berwarna abu-abu pada bagian sayap atas dan punggung. Penutup ekor atas berwarna putih, begitu juga dengan ekornya. Dahinya berwarna putih, mahkota berbintik hitam putih, tengkuk hitam, tubuh bagian bawah berwarna putih. Sedangkan burung dara laut dewasa dan sedang berbiak memiliki ciri-ciri adanya topi berwarna hitam dan dada berwarna abu-abu. ada saat terbang ada garis kehitaman pada sayap depan dan warna kehitaman pada pinggir bulu ekor terluar.

Burung ini memiliki mata berwarna cokelat, pangkal paruh hitam (pada saat musim dingin) atau berwarna merah (pada saat musim panas). Warna kakinya kemerahan dan akan berubah menjadi lebih gelap pada saat musim dingin.

Habitat burung ini adalah di daerah pantai dan perairan daratan. Dara laut tersebar di Amerika Utara, Eropa dan Asia. Selain itu, mereka sering bermigrasi ke Amerika Selatan, Afrika, Indonesia dan Australia. Jenis makanan yang disukainya adalah ikan, mollusca dan crustacea. Mereka mencari makanan dengan cara menjatuhkan diri dan menyelam ke dalam perairan.

Mambruk Ubiaat

Burung ini dikenal juga sebagai burung merpati mahkota, ia memiliki nama latin Goura cristata. Ia merupakan jenis burung merpati terbesar yang ada di dunia dengan ukurannya dapat mencapai 75 cm dan berat 3-4 kg. Ciri khas burung ini tentu pada mahkota yang ada di atas kepanya. Mahkotanya ini sebenarnya merupakan bulu yang berbentuk mirip kipas.

Mabruk ubiaat merupakan hewan endemik di pulau Papua, ia biasa hidup di hutan dataran rendah yang ada di bagian barat papua. Saat ini jumlah populasi burung ini sudah sangat berkurang, penyebab utamanya dikarenakan diburu manusia. Menurut IUCN, saat ini populasi burung mabruk ubiaat diperkirakan tinggal 2.500 – 10.000 individu. Hal itulah yang membuatnya dimasukkan ke dalam daftar binatang yang terancam punah. Walau begitu, perburuan terhadapnya tetap berlangsung di Papua hingga sekarang.

Merpati Karolina

Burung yang memiliki nama latin Zenaida macroura ini disebut juga dengan nama merpati pemurung Amerika. Ia merupakan salah satu burung dengan jumlah populasi terbanyak di Amerika Utara. Setiap tahunnya, burung ini diburu hingga 20 juta ekor, entah untuk diambil dagignya atau hanya untuk sasaran tembak saja. Walau diburu secara besar-besaran, populasinya tetap stabil karena kemampuan reproduksinya yang besar. Setiap pasang burung ini dapat menghasilkan enam anakan dalam satu musim.

Merpati karolina memiliki ukuran tubuh sedang dengan panjang sekitar 31 cm dan berat 4-6 ons. Ia memiliki sayap yang berbentuk elips dan lebar, ekornya panjang lancip. Ekornya yang lancip ini menjadi salah satu penciri dari spesies burung ini. Burung ini memiliki bulu yang berwarna abu-abu dengan sedikit bulu berwarna cokelat atau kemerahan pada bagian bawah tubuhnya. Pada sayap dan ekornyanya terdapat bercak berwarna hitam.

Merpati Karang

Burung ini memiliki nama latin Columba livia, ia merupakan salah satu jenis burung merpati yang sering dijadikan brung balap. Terdapat sekitar 1.000 ras dari burung ini yang telah didomestikasi manusia. Bulu tubuhya berwarna abu-abu gelap kebiruan dengan coretan berwarna hitam. Burung dewasa memiliki panjang tubuh sekitar 30-40 cm, dengan lebar sayap antara 62 hingga 72 cm.

Saat terbang berputas di udara, sayap bawahnya yang berwarna putih terlihat kontras dengan tubuhnya yang berwana gelap. Jenis burung merpati ini merupakan pemakan biji, walaupun terkadang ia juga memakan invertebrata kecil seperti cacing dan larva serangga untuk tambahan protein. Karena mereka tidak mempunyai sekum yang membesar pada sistem pencernaannya, mereka tidak dapat mencerna jaringan tanaman dewasa.

Merpati Kayu

Burung ini memiliki nama latin Columba janthina, ia merupakan jenis burung merpati yang banyak terdapat di sekitar Asia Tenggara dan Cina. Tubuh burung merpati kayu panjangnya sekitar 43 cm dengan berat sekitar 550 gm. Bulu tubuhnya berwarna hitam atau hijau gelap, sehingga di malam hari ia akan sulit terlihat.

Habitat alaminya berada di hutan dataran rendah yang ada di negara subtropis dan tropis. Banyaknya penebangan hutan yang dilakukan manusia, menyebabkan burung ini kehilangan habitatnya. Hal itulah yang menyebabkan populasinya semakin menyusut sehingga dimasukkan ke dalam daftar hewan yang terancam punah oleh IUCN.