Jenis Kutu Air yang Menjadi Pakan Ikan

Kutu air digunakan untuk menyebut jenis crustacea yang masuk ke dalam ordo Cladocera. Anggota ordo ini semuanya berukuran kecil dan hidup di dalam air. Jenis kutu air yang paling banyak dijadikan sebagai pakan ikan adalah Daphnia dan Moina. Walau begitu tidak menutup kemungkinan menggunakan jenis lainnya untuk pakan ikan, seperti Bythotrephes, Holopedium, Ceriodaphnia, Bosmina dan Diaptomus. Hal itu dikarenakan kesemua spesies yang termasuk di dalam ordo Cladocera memang secara alami menjadi makanan ikan.

Jenis Kutu Air

Kutu air sangat baik digunakan sebagai pakan ikan, khususnya saat masih berupa benih. Hal itu dikarenakan kandungan protein yang terdapat di dalam kutu air sangat tinggi, mencapai 66%. Sehingga dapat membantu percepatan pertumbuhan ikan anda. Berikut ini adalah beberapa jenis kutu air yang bisa digunakan sebagai pakan ikan.

1. Daphnia

Daphnia merupakan Crustacea kecil yang memiliki panjang sekitar 0,2 – 5 milimeter. Hewan ini banyak hidup di perairan air tawar seperti rawa, danau, waduk dan kolam. Tubuhnya terdiri atas beberapa segmen, yang dapat dikelompokkan menjadi kepala dan abdomen. Mayoritas spesies hewan ini bagian tubuhnya ditutupi oleh karapas, dengan sebuah celah di bagian ventral di mana lima atau enam pasang kaki berada.

Ciri yang paling menonjol dari jenis kutu air ini adalah adanya mata majemuk, dua buah antena dan sepasang seta di perutnya. Sebagian besar spesies Daphnia memiliki karapas yang tembus cahaya dan bahkan hampir transparan. Oleh karena itu, hewan ini dalam praktikum biologi di universitas sering dijadikan subyek percobaan untuk dilihat dengan mikroskop detak jantungnya dapat terlihat dengan jelas.

Bahkan di mikroskop dengan perbesaran rendah sekalipun, mekanisme makan hewan ini dapat diamati dengan baik. Selain itu kita juga dapat melihat sel darah yang dipompa ke sekitar sistem peredaran darah oleh sebuah jantung sederahana. Jantungnya terletak di bagian atas puggung, tepat di belakang kepalanya.

2. Bosmina

Jenis kutu air merupakan anggota famili Bosminidae. Ia merupakan kutu air yang paling mudah dikembang biakkan. Hewan ini dapat berkembang biak dengan cepat pada air tawar yang banyak terdapat alga plankton dan protozoa dengan panjang sekitar 1–3 μm. Bosmina diketahui memiliki mekanisme makan ganda. Mereka akan menyaring air menggunakan kaki kedua dan ketiga sedangkan kaki pertamanya digunakan untuk menangkap partikel. Kaki kedua dan ketiganya memiliki setula kecil yang melekat pada seta dan digunakannya untuk membuat struktur seperti jaring untuk penyaringan.

Related Post

3. Moina

Moina merupakan jenis kutu air yang hidup pada perairan tawar dengan suhu sekitar 24-30 C dengan pH 6,5-7,5. Saat ini usaha budidaya Moina di Indonesia sudah banyak dilakukan. Banyak sekali perusahaan yang menjual kapsul telur hewan ini yang nantinya jika direndam di air akan menetas menjadi anakan Moina.

Anakan yang baru menetas ini bisa langsung digunakan sebagai pakan ikan, walau akan menjadi lebih efektif jika membesarkannya terlebih dahulu ke ukuran idealnya. Biasanya hanya dalam waktu sehari, ukuran tubuh Moina telah mencapai maksimal yaitu sekitar 1 – 1,8 mm. Tubuh hewan ini berwarna cokelat transparan dengan bagian punggung yang dipenuhi dengan rambut kasar. Pada bagian perutnya terdapat 10 buah silia (rambut getar) yang berfungsi untuk membantu hewan ini bergerak.

4. Diaptomus

Diaptomus merupakan kutu air yang masuk ke dalam famii Diaptomidae. Hewan ini dicirikan dari sebuah mata tunggal dan sepasang antena yang sangat panjang hingga melebihi panjang tubuhnya. Selain itu, didalam tubuh betina dewasanya seringkali membawa telur dalam sepasang kantung telur. Diaptomus biasanya hidup di dana air tawar yang relatif besar dengan air yang tenang. Upaya budidaya Diaptomus seringkali mengalami hambatan pada ukuran media airnya. Hal ini dikarenakan Diaptomus hanya bisa berkembang pada kolam yang berukuran besar dengan air yang relatif bersih. Hal ini tentu akan menjadi sebuah masalah tersendiri bagi pembudidaya kutu air skala kecil. Walau begitu, bagi pembudidaya ikan dapat mencoba mengembangkan jenis kutu air ini di kolamnya sebelum memasukkan benih ikan yang akan dibudidayakan. Dengan membiarkan Diaptomus tumbuh terlebih dahulu di kolam ikan ini akan membuat pemberian pakan menjadi jauh lebih hemat.

5. Ceriodaphnia

Ceriodaphnia merupakan jenis kutu air yang berasal dari famili Daphniidae. Hewan ini dapat dengan mudah tumbuh di danau air tawar, kolam dan rawa-rawa di berbagai daerah yang ada di dunia. Ukuran tubuhnya sangat kecil dengan panjang kurang dari 1 milimeter. Ukuran tubuh pejantan biasanya lebih kecil di bandingkan betinanya. Cerodaphnia bergerak dengan menggunakan sepasang antenanya yang kuat. Selain digunakan sebagai pakan ikan, Ceriodaphnia juga sering digunakan dalam pengjiaan toksinitas air limbah pabrik di Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan hewan ini memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi daripada anggota ordo Cladocera lainnya, termasuk kerabat dekatnya Daphnia.

6. Bythotrephes

Bythotrephes merupakan Crustacea kecil yang masuk ke dalam famili Cercopagididae. Dibandingkan jenis kutu air lainnya, tubuh Bythotrephes memiliki ukuran yang lumayan besar yaitu sekitar 15 milimeter.Ukuran tubuh betina lebih besar dibandingkan pejantannya. Hewan ini dicirikan dari tulang belakangnya yang panjang dengan beberapa duri yang melindunginya dari predator. Idividu dewasa memiliki tiga hingga empat duri di tulang belakangnya, sedangkan saat masih remaja hanya terdapat satu pasang saja. Ciri lain dari Bythotrephes adalah adanya sebuah mata berukuran besar yang berwarna hitam atau merah. Ia juga memiliki sepasang antena renang dan empat pasang kaki, di mana sepasang kaki pertamanya digunakan untuk menangkap mangsa.

Dia banyak ditemukan di perairan air tawar di Eropa Utara dan Asia. Jenis kutu air ini tidak bisa dijadikan pakan ikan yang masih berupa benih karena adanya duri yang dimiliki kutu ini. Tetapi pada saat ikan telah tumbuh menjadi berukuran besar, ia dapat diberikan Brythotrephes sebagai pakannya. Penggunaan hewan ini sebagai pakan ikan telah banyak dilakukan di negara-negara Eropa dan Amerika.

Categories: Hewan