Syarat Masuk Sekolah Kedinasan

Sebagaimana sekolah lain pada umumnya, sekolah kedinasan juga memiliki syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendaftar dan mengikuti seleksi selanjutnya. Masing-masing sekolah kedinasan mungkin memiliki persyaratan yang berbeda, namun secara umum ada berkas yang sama. Untuk itu, yuk kenali apa saja syarat masuk sekolah kedinasan melalui ulasan berikut!

Syarat Masuk Sekolah Kedinasan yang Perlu Disiapkan

Pada dasarnya, syarat masuk yang diberlakukan untuk setiap sekolah kedinasan tentu berbeda. Akan tetapi, ada beberapa berkas yang memang secara umum diperlukan. Untuk syarat yang berbeda tersebut, anda perlu mencari tahu lebih dalam ke sekolah kedinasan yang ingin anda tuju. Namun, kali ini akan dibahas terkait syarat yang umum terlebih dahulu.

Saat hendak mendaftar ke sekolah kedinasan, setidaknya ada 5 berkas umum yang perlu anda persiapkan. Berkas tersebut antara lain Kartu Keluarga atau KK, Kartu Tanpa Penduduk, Rapor SMA/Sederajat, Ijazah, dan pas foto berukuran 4 x 6 cm terbaru dengan latar belakang berwarna merah. Namun, ukuran foto ini juga mungkin berbeda untuk setiap instansi.

Berkas-berkas tersebut setidaknya harus anda persiapkan terlebih dahulu sebagai syarat masuk sekolah kedinasan. Setelah itu, anda bisa mencari informasi secara lebih detail tentang berkas lain yang diperlukan untuk mendaftar. Anda bisa mengunjungi situs website resmi, media sosial, atau berkunjung secara langsung ke sekolah kedinasan tersebut.

Cara Mendaftar ke Sekolah Kedinasan

Setelah seluruh persyaratan yang dibutuhkan sudah siap, maka langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah mendaftarkan diri ke sekolah kedinasan tersebut. Sekolah kedinasan ini merupakan kumpulan perguruan tinggi yang memiliki ikatan dinas yang nantinya akan menghasilkan lulusan CPNS. Oleh karena itu, pendaftarannya harus melalui portal BKN.

Untuk itu, langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah mengakses situs website resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat akun SSCN dengan NIK yang sudah tervalidasi di dalam data Dukcapil. Jika sudah, anda perlu mencetak Kartu Informasi Akun.

Langkah selanjutnya adalah masuk ke SSCN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya. Kemudian, upload swafoto anda beserta syarat masuk sekolah kedinasan yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan memilih sekolah kedinasan yang dituju. Selain upload berkas, anda juga perlu melengkapi biodata yang sudah disediakan.

Setelah itu, cek kembali resume yang anda isi dengan teliti dan lengkap, lalu cetak kartu bukti pendaftaran jika semuanya sudah terisi dengan baik dan benar. Setelah melakukan pendaftaran tersebut, maka anda harus menunggu tim verifikator instansi untuk memverifikasi berkas yang sudah anda masukkan.

Ketika tiba pengumuman administrasi, anda bisa login kembali ke SSCN untuk melihat hasilnya. Bagi peserta yang diterima bisa mencetak status kelulusan verifikasi administrasi dan akan mendapatkan kode billing. Kode billing ini yang nantinya akan digunakan untuk melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh sekolah kedinasan terkait.

Setelah melakukan pembayaran dan dikonfirmasi oleh sistem, anda bisa mencetak kartu ujian di SSCN dan mengikuti ujian yang sudah ditetapkan. Informasi peserta yang diterima dan lulus seleksi ujian akan disampaikan di laman SSCN, sehingga anda bisa melihatnya di sana. Untuk sekolah kedinasan, anda hanya bisa memilih 1 sekolah saja.

Daftar Sekolah Kedinasan yang Bisa Anda Pilih

Setelah menyiapkan beberapa syarat sekolah kedinasan diatas, tentu anda perlu memilih sekolah untuk dituju. Ada beberapa rekomendasi sekolah kedinasan yang bisa anda pilih, yaitu :

Related Post
  1. Politeknik Keuangan Negara STAN atau PKN STAN

Sekolah kedinasan yang satu ini memang sering menjadi incaran para lulusan SMA dan terkenal memiliki syarat masuk sekolah kedinasan yang sulit dan ketat. Oleh karena itu, tidak sedikit pendaftar yang gugur dan gagal masuk. Politeknik Keuangan Negara STAN adalah perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Selama menempuh pendidikan di sini, anda tidak akan ditarik biaya pendidikan sama sekali, tapi juga tidak mendapatkan gaji. Meski begitu, sekolah kedinasan ini tetap memiliki banyak peminat karena menjanjikan prospek kerja yang baik dan terjamin untuk masa depan. Oleh sebab itu, banyak orang yang rela berjuang mati-matian untuk bisa masuk ke PKN STAN.

  1. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik atau STIS

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik adalah lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan BPS atau Badan Pusat Statistik. Biaya yang dibebankan kepada pendaftar hanya sebesar Rp 300 ribu untuk biaya seleksi dan sudah termasuk pelaksanaan SKD. Hal penting yang perlu dicatat adalah biaya administrasi dan biaya seleksi yang sudah ditransfer tidak bisa ditarik kembali.

Sama dengan PKN STAN, jika diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ini anda tidak akan dibebankan dengan biaya pendidikan, tapi juga tidak mendapatkan gaji atau uang saku. STIS juga tidak pernah sepi peminat meskipun memiliki syarat masuk sekolah kedinasan yang cukup sulit.

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN

Sekolah kedinasan yang tidak kalah eksis di kalangan lulusan SMA adalah IPDN yang beroperasi di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampus IPDN terletak di Kota Bandung, Jawa Barat dan tidak membebankan biaya pendidikan untuk masa mahasiswanya selama masa pendidikan.

Akan tetapi, mereka juga tidak mendapatkan uang saku atau gaji. Sementara itu, biaya yang perlu anda persiapkan hanya sebesar Rp 50 ribu untuk melakukan tes SKD. Syarat yang ditetapkan oleh IPDN juga cukup sulit ditembus, tapi tidak pernah sepi peminat karena menjanjikan masa depan yang baik.

  1. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau STMKG

STMKG juga bisa menjadi sekolah kedinasan yang bisa anda pilih selain PKN STAN, STIS, dan IPDN. Sekolah kedinasan di Bandung ini berada di bawah naungan BMKG dan mencetak lulusan yang bisa menjalankan tugas di BMKG sendiri. Untuk biaya pendaftarannya sebesar Rp 75 ribu dan biaya tes SKD Rp 50 ribu.

Selama masa pendidikan, peserta didiknya tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis, tapi akan ditarik biaya untuk seragam dan atribut lainnya. Akan tetapi, biaya ini hanya dibebankan di awal masa pendidikan saja dan seterusnya akan tetap gratis tanpa dipungut biaya.

  1. Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN

STIN adalah sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan BIN (Badan Intelijen Negara) dan terkenal memiliki syarat masuk sekolah kedinasan yang sulit. Untuk biaya yang dibebankan adalah Rp 50 ribu untuk seleksi SKD. Selama menempuh pendidikan, para peserta didiknya tidak dipungut biaya sekali.

  1. Politeknik SSN

Sekolah kedinasan yang satu ini berada di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN. Bagi peserta didik yang dinyatakan lulus akan diminta untuk menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinar Belajar dan tidak dipungut biaya sama sekali, termasuk biaya tinggal di kampus.

Mengetahui syarat sebelum mendaftarkan diri ke sekolah kedinasan adalah hal yang penting. Beberapa sekolah kedinasan di atas bisa anda pilih untuk menuntut ilmu dan menyiapkan jenjang karir yang baik. Selain daftar di atas, masih banyak sekolah kedinasan lainnya yang bisa dipilih.