Jenis Bunga Krisan

Jenis bunga krisan sangatlah bervariasi, itulah salah satu penyebab mengapa tanaman ini begitu populer di Indonesia. Banyaknya jenis bunga krisan membuat variasi bentuk dan warna bunga ini sangatlah beraneka ragam. Selain itu, bentuk mahkota dan jumlah bunga dalam tangkai juga sangat bervariasi sehingga membuat para penggemar bunga ini menjadi banyak pilihan.

Terdapat lebih dari 1.000 jenis bunga krisan yang tumbuh di seluruh dunia. Jenis yang banyak ditanam di Indonesia pada umumnya diintroduksi dari luar negeri, terutama dari Belanda, Amerika Serikat dan Jepang. Beberapa varietas krisan yang sudah dikenal luas diantaranya White fiji, Yellow Fiji, Holiday, Alouis, Astro, Snowdon White, Cassandra dan Pingpong. Salah satu arena pameran varietas atau kultivar baru krisan yang terkenal adalah di Aalsmeer, belanda. Setiap akhir tahun selalu dipromosikan varietas atau kultivar baru dari tanaman ini.

3 Kelompok Bunga Krisan

Secara umum krisan yang berada di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu :

Krisan Lokal

Krisan ini kadang disebut sebagai krisan kuno, yang berasal dari luar negeri tetapi telah lama ditanam dan beradaptasi dengan baik di Indonesia, sehingga dianggap sebagai bunga lokal. ciri-ciri bunga krisan lokal antara lain sifat hidupnya menyenangi hari netral dan siklus hidupnya 7-12 bulan dalam satu kali penanaman. Contoh krisan lokal antara lain Chrysanthemum maximum yang berbunga kuning, bunga ini banyak ditanam di Lembang dan krisan bunga putih di Cipanas (Cianjur).

Krisan Introduksi atau Modern

Kelompok krisan ini sering juga disebut sebagai krisan hibrida, yang ditandai dengan karakter hidupnya berhari pendek dan bersifat sebagai tanaman semusim. Contohnya saja Krisan Dark Flamingo, flyer, Clingo, Alexandra Van Zaal dan lain sebagainya. Jenis krisan ini banyak dibudidayakan dan dijadikan sebagai komoditas bunga potong karena relatif cepat panen. Akan tetapi untuk dijadikan tanaman hias, saya rasa kurang begitu bagus karena kelompok tanaman ini usianya hanya 1 tahun saja dan setelah berbunga akan mati.

Krisan Produk indonesia

Jenis krisan ini dihasilkan oleh Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) atau kelompok penelitian lainnya yang telah dilepas (dirilis) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Varietas unggul baru tanaman memang harus didaftarkan di dalam negeri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuan pendaftaran varietas adalah untuk pendataan varietas dalam rangka pengawasan peredaran benih, agar konsumen dapat terlindungi dari perolehan benih yang keragaan varietasnya tidak sesuai dengan deskripsi. Permohonan pendaftaran varietas dapat dilakukan oleh penyelenggara pemuliaan atau pemilik calon varietas atau kuasanya baik perorangan, badan hukum, instansi pemerintah dan atau pemerintah darah.

Syarat Mendaftarkan Varietas Baru

Untuk mendaftarkan sebuah varietas baru, anda perlu memenuhi beberapa persyaratan sebagaimana berikut :

Syarat varietas krisan yang didaftarkan :

  1. Memiliki deskripsi varietas sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal hortikultura.
  2. Belum pernah didaftarkan untuk peredaran.
  3. Memiliki keunggulan tertentu sebagaimana diakui oleh penyelenggara pemuliaan atau pemilik calon varietas atau kuasanya seperti yang tercantum dalam deskripsi.
  4. Nama varietas dalam deskripsi mengikuti penemuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan varietas tanaman.

Syarat Pemohon Pendaftaran

  1. Memiliki atau menguasai varietas yang akan didaftarkan.
  2. Memiliki hasil uji keunggulan varietas.
  3. Memiliki hasil uji kebenaran varietas.
  4. Membuat pernyataan tertulis tentang kesanggupan untuk melakukan perbanyakan benih yang memenuhi standar mutu atau persyaratan teknis minimal, menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi dan memelihara arsip benih atau tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli (autentik).

Peluncuran varietas krisan dapat dilakukan setelah mendapat tanda daftar. Peluncuran varietas dilakukan dengan cara memberitahukan secara tertulis kepada Direktur Jenderal Hortikultura, mengumumkan melalui media cetak atau media elektronik atau demonstrasi lapangan. Balithi secara berkesinambungan melakukan perakitan varietas unggul krisan potong dan pot tipe spray yang tahan penyakit karat. Misalnya, pada tahun 2014 dihasilkan enam varietas unggul krisan potong dan 3 varietas krisan pot tipe spray. Keenam varietas unggul tersebut adalah Nareswari Agrihorti, Jayapati Agrihorti, Trissa Agrihorti, Asmarini Agrihorti, Nismara Agrihorti dan yatayukti Agrihorti. Sementara varietas unggul krisan pot adalah Naura Agrihorti, Prita Agrihorti dan Zwena agrihorti. Selain itu, induksi mutasi krisan dengan sinar gamma dan seleksi diplontik telah menghasilkan lebih dari 15 jenis muatan positif yang solid sebagai kandidat varietas unggul jenis bunga krisan baru dengan nama Jayanti Agrihorti,Maruta Agrihorti Syiera violeta Agrihorti, Haryanti Agrihorti dan Maharani Agrihorti.

Jenis Bunga Krisan Varietas Unggul

Banyaknya jenis bunga krisan yang diluncurkan setiap tahunnya, membuat keanekaragamannya sangat banyak. Berikut ini akan saya lampirkan beberapa jenis bunga krisan varietas unggul beserta rinciannya yang dirilis di Indonesia.

Bunga Krisan Retno Dumilah

Jenis bunga krisan ini dirilis pada tahun 1998, ia merupakan tanaman semusim yang berumur sekitar 102 – 108 hari. Tangkai bunganya memiliki panjang sekitar 86,10 cm serta memiliki daun yang berbentuk bulat menjadi dengan lekukan dalam dan ujung menari. Bunganya berbentuk tunggal, berjenis spray dan berbeda meter sekitar 5,6 cm. Bakal bunga mulai muncul ketika tanaman berumur sekitar 38 hari,dan mekar ketika tanaman berumur 81 hari. Bunganya memiliki kesegaran yang cukup tahan lama, bila diletakkan didalam vas bunga ia dapat mekar selama 14 hari. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di hampir seluruh wilayah Indonesia, baik itu dataran rendah maupun tinggi.

Bunga Krisan Chandramurthi

Jenis bunga krisan ini dirilis pada tahun 2013, ia merupakan varietas yang dibuat untuk ditanam di dalam pot. Tanaman ini memiliki tinggi sekitar 21,5 – 33 cm dan mulai berbunga setelah 17 – 28 hari setelah ditanam. Tipe bunganya spray, berbentuk dekoratif dengan kuntum bunga berjumlah 4-5 buah per tangkainya. Diameter bunga sekitar 5,11-5,54 cm dan dalam 1 pot tanaman bisa menghasilkan sekitar 40 – 60 bunga yang mekar secara bersamaan sehingga terlihat sangat menarik. Apalagi bunganya dapat segar cukup lama, sekitar 14 – 21 hari. Tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik di dataran menengah dan tinggi dengan ketinggian 500 – 1.200 meter diatas permukaan laut, tetapi pertumbuhannya kurang subur di dataran rendah.

Bunga Krisan Avanthe Agrihorti

Jenis bunga krisan ini dirilis pada tahun 2014, ia termasuk ke dalam krisan yang bagus ditanam dalam pot. Tinggi tanaman sekitar 27,5 – 29 cm, biasanya tanaman ini akan mulai berbunga setelah 40 – 50 hari setelah tanam. Tipe bunganya sprei, bentuk bunga ganda, dalam satu tangkai biasanya tumbuh 6 – 10 kuntum bunga. Diameter kuntum bunga sekitar 3,89 – 4,11 cm dan biasanya dapat bertahan segar selama 14 – 21 hari. Pada saat berbunga, tiap tanaman yang ditanam dalam pot dapat menghasilkan 30 – 40 kuntum bunga. Jenis bunga krisan ini beradaptasi dengan baik di dataran tinggi dengan ketinggian 800 – 1.200 meter di atas permukaan laut.

Bunga Krisan Aiko Agrihorti

Walaupun memiliki nama yang mirip dengan bahasa jepang, jenis bunga krisan ini merupakan varietas asli Indonesia. Aiko agrihorti memiliki warna ungu tua dengan banyak kelopak bunga, ia merupakan varietas yang dirilis tahun 2014. Tinggi tanamannya hanya sekitar 24,5 – 27,5 cm saja sehingga sangat cocok dijadikan tanaman dalam pot. Bunga mulai muncul setelah 40 – 50 hari tanam, tipe bunganya spray dan berbentuk bunga ganda. Dalam satu tangkai tanaman dapat tumbuh sekitar 7 – 23 kuntum bunga, dengan diameter sekitar 2,99 – 3,22 per kuntumnya. Dalam sekali berbunga, setiap tanaman krisan Aiko dapat menghasilkan sekitar 35 – 115 kuntum yang mekar bersamaan. Bunga dapat bertahan kesegarannya sekitar 14 – 21 hari. Jenis bunga krisan ini begitu indah ketika ditanam dalam pot yang bisa anda jadikan penghias rumah anda. Sayangnya tanaman ini hanya dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran tinggi, yaitu yang memiliki ketinggian 700 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut.

Bunga Krisan Anindita

Jenis bunga krisan yang berwarna merah muda ini dirilis berdasarkan surat Keputusan Menteri Pertanian RI no 012/Kpts/SR.120/D.2.7/4/2013. Varietas ini memiliki tinggi sekitar 17,8 – 26 cm sehingga sangat ideal untuk ditanam dalam pot. Tanaman akan mulai berbunga setelah 17 – 28 hari dari waktu tanam. Bunganya bertipe spraya, bentuk bunga sangat dekoratif dan berwarna merah muda. Dalam satu tangkai biasanya terdapat sekitar 4 – 5 kuntum, setiap kuntum bunga diameternya 4,79 – 5,15 cm sehingga dalam 1 pot bisa mengeluarkan 40 – 60 bunga secara bersamaan. Bunga dapat bertahan kesegarannya selama 14 – 21 hari. Jenis ini beradaptasi dengan baik pada daerah dataran menengah sampai tinggi, yaitu dengan ketinggian 500 – 1.200 meter diatas permukaan laut.

Bunga Krisan Vania Agrihorti

Jenis bunga krisan ini berwarna putih bersih dengan mahkota berjumlah sangat banyak. Varietas ini dirilis pada tahun 2014 dan hingga saat ini cukup banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Tinggi tanamannya mencapai 94,8 hingga 102,6 cm sehingga kurang cocok untuk dijadikan tanaman dalam pot. Tanaman akan mulai berbunga setelah 57 – 59 hari setelah tanam. Bunganya bertipe spray, bentuk bunga ganda dan jumlah kuntum bunga per tangkainya 10 – 12 kuntum. Setiap satu kuntum bunga diameternya sekitar 5,7 – 6 cm. Jika dibudidayakan dalam 1 m² bisa dihasilkan 10 – 12 tangkai bunga per musim tanamnya. Bunga dapat bertahan kesegarannya 17 – 20 hari setelah dipanen. varietas ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran tinggi dengan ketinggian 700 – 1.200 meter diatas permukaan laut.