Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kucing

faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kucingSetiap makhluk hidup, pertumbuhannya dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal. Begitupun dengan kucing, yang mana ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dirinya. Masing-masing faktor tersebut saling bersinggungan dan mempengaruhi. Ketika kita memberikan makanan dengan jumlah dan jenis yang sama diantara dua kucing, belum tentu pertumbuhan keduanya sama karena ada faktor lain yang berpengaruh.

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kucing

Banyak orang yang menginginkan memiliki kucing yang besar dan gemuk sehingga terlihat menggemaskan. Untuk mendapatkan kucing yang besar dan gemuk tersebut, kita perlu mengetahui beberapa hal yang mempengaruhi pertumbuhannya. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan kucing :

Gen

Gen merupakan materi genetik yang tersusun atas DNA dan didalamnya tersimpan sifat yang diwariskan oleh induknya. Faktor gen ini berpengaruh besar pada pertumbuhan kucing kita. Ketika kita memiliki kucing yang berasal dari indukan yang berukuran tubuh kecil, maka kemungkinan besar kucing tersebut tidak dapat tumbuh menjadi besar. Sebaliknya ketika seekor kucing berasal dari indukan yang memiliki ukuran tubuh besar, kemungkinan ia akan tumbuh menjadi besar pula ketika mendapatkan nutrisi yang cukup.

Masalah gen ini juga menjadi penyebab mengapa beberapa ras kucing bisa tumbuh hingga diatas 10 kg, sedangkan yang lain tidak bisa. Misalnya saja ras kucing persia yang biasanya memiliki ukuran tubuh tidak lebih dari 6 kg, didalam tubuh mereka tersimpan gen yang membawa sifat pertumbuhan lambat. Lain halnya dengan Mainecoon yang merupakan salah satu jenis kucing besar, di dalam tubuhnya tersimpan gen yang membawa sifat pertumbuhan cepat.

Beberapa breeder mencoba mengawin silangkan ras kucing yang berukuran kecil dengan ras yang berukuran besar. Harapannya didapatkan anakan yang memiliki ukuran besar tetapi masih memiliki tampilan indukannya yang berukuran kecil. Misalnya saja kucing Ragdoll yang merupakan hasil persilangan kucing Persia dan Anggora. Ragdoll memiliki bentuk tubuh yang besar seperti kucing Anggora, tetapi tampilan tubuhnya menyerupai Persia.

Makanan

Makanan menjadi faktor yang secara langsung mempengaruhi pertumbuhan kucing, karena darinyalah sumber nutrisi untuk tumbuh didapatkan. Ketika makanan yang kita berikan memiliki jumlah dan kandungan nutrisi yang cukup, maka tubuh kucing kita memiliki bahan baku untuk memproduksi massa tubuhnya. Sebagai hewan karnivora, makanan yang baik untuk hewan berbulu ini adalah yang berasal dari hewan dan memiliki kandungan protein tinggi.

Metabolisme yang dimiliki oleh kucing juga tidak dapat memproses karbohidrat dengan baik, sehingga berikanlah makanan yang minim karbohidrat. Ketika diberikan makanan yang tinggi karbohidrat, seringkali kucing tersebut justru mengalami diabetes karena kadar gula yang tinggi di dalam darahnya.

Lemak juga menjadi komponen yang dibutuhkan oleh kucing, karena dengan lemak ia bisa membawa vitamin yang larut didalamnya. Walau begitu, jangan berikan makanan yang mengandung lemak terlalu tinggi karena bisa menyebabkan obesitas. Makanan yang baik adalah yang mengandung lemak sebanyak 18 – 35 persen.

Komponen nutrisi lain yang diperlukan kucing agar bisa tumbuh dengan baik adalah vitamin dan mineral. Salah satu mineral penting yang perlu diberikan setiap hari adalah kalsium. Kalsium berperan penting untuk pertumbuhan tulang, gigi, otot dan sistem saraf. Selain diberikan dalam bentuk makanan, pemberian vitamin dan mineral untuk kucing bisa dalam bentuk suplemen.

Jenis Kelamin

Biasanya kucing yang memiliki jenis kelamin jantan memiliki kecepatan tumbuh yang lebih baik dibandingkan betina. Tubuh kucing pejantan biasanya berukuran lebih besar dan kokoh dibandingkan kucing yang berkelamin betina. Hal itu merupakan bentuk dimorfisme seksual yang dimiliki hewan ini. Dimorfisme merupakan perbedaan yang terjadi di luar organ seksual antara dua jenis kelamin berbeda dalam spesies yang sama.

Perilaku

Perilaku juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan kucing karena ini berkaitan erat dengan jumlah energi yang dihabiskan. Kucing yang banyak gerak, tentunya akan menghabiskan energi yang lebih banyak dibandingkan kucing pendiam. Ketika energi yang dihabiskan jumlahnya banyak maka hanya sedikit energi tersisa yang dapat digunakan untuk pertumbuhan.

Bagi anda pemilik kucing yang banyak gerak, sebaiknya anda memberikan makanan dalam jumlah lebih untuknya. Hal itu dilakukan agar kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembang hewan peliharaan anda tercukupi. Jangan sampai asupan nutrisi yang kita berikan sudah habis untuk aktivitasnya. Jika sampai demikian, tentunya kucing tersebut akan mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat adanya malnutrisi.

Lingkungan

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kucing karena ia dapat mempengaruhi metabolisme dan kerja di dalam tubuh hewan tersebut. Misalnya saja ketika kucing hidup di lingkungan yang membuatnya stress, maka kinerja hormon dan metabolisme tubuhnya menjadi tidak optimal. Hal tersebut akan mengakibatkan kucing tersebut tumbuh dengan tidak begitu baik dan bahkan ada kucing yang meninggal dikarenakan stress akibat pengaruh lingkungan.

Oleh karena itu, menyiapkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi kucing yang dipelihara sangatlah penting. Masalah tempat tidur yang nyaman seringkali dilupakan oleh pemilik kucing, padahal menyiapkan hal tersebut dapat memberikan kenyamanan ketika ia beristirahat. Anda bisa menggunakan handuk atau kain tebal sebagai alas kucing tidur sehingga ia mendapatkan kehangatan ketika ia sedang beristirahat.

Kebersihan lingkungan juga harus anda perhatikan, karena selain membuatnya lebih nyaman juga dapat mencegahnya terserang berbagai penyakit. Anda juga sebaiknya tidak menaruh kucing anda ditempat yang lembab, pastikan tempat tinggal kucing tersebut memiliki kehangatan yang cukup. Lingkungan yang dingin dan lembab juga akan membuat kucing mengeluarkan banyak energi untuk tetap membuat tubuhnya hangat.

Itulah 5 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kucing, dimana untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal maka semuanya harus berada pada posisi ideal.