Echinoidea (Landak Laut)

echinoideaEchinoidea merupakan salah satu kelas dari filum Echinodermata. Istilah Echinoidea merujuk kepada duri-duri yang bergerak di seluruh permukaan tubuh kelompok hewan ini. Beberapa anggota kelas ini diantaranya adalah landak lauy, landak hati dan dolar pasir. Kurang lebih di seluruh dunia ada sekitar 950 spesies yang telah berhasil teridentifikasi. Semuanya hidup di lautan mulai dari daerah pantai hingga laut dengan kedalaman 5.000 meter.

Ciri-Ciri Echinoidea

Kelas ini dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu echinoidea beraturan dan echinoidea tak beraturan.

Ciri-Ciri Echinoidea Beraturan

Anggota kelompok ini dikenal dengan nama landak laut. Bentuk tubuhnya membulat dengan duri-duri yang panjang dan dapat bergerak. Diameter tubuhnya antara 6 hingga 12 cm, walaupun ada yang mencapai 36 cm. Tubuh landak laut dapat dibagi menjadi kutub orang yang langsung menghadap substrat dan kutub aboral.

Pada kutub aboral terdapat mulut yang dikelilingi membran peristomial. Pada membran tersebut juga terdapat podia buccal, insang, duri-duri kecil dan pediselarie. Pediselarie pada landak laut digunakan untuk pertahanan diri (pada beberapa spesies mengandung kelenjar beracun), membersihkan tubuh, mengigit atau memecahkan partikel kecil.

Pada kutub aboral terdapat daerah anal yang disebut periprok. Periprok terdiri atas anus (di tengah) dan beberapa lempeng. Seluruh permukaan tubuh landak laut dapat dibagi menjadi 10 bagian radial, dimana 5 bagian tersusun atas kaki-kaki tabung dan disebut area ambulakral dan 5 bagian lainnya yang berselingan disebut area interambulakral. Di sekitar periprok terdapat lima lempeng genital yang salah satunya merupakan madreporit (lempeng berpori) dan lima lempeng okular yang berselingan. Pada lempeng genital terdapat lubang kelamin (gonopore). Duri-duri pada permukaan tubuhnya terdiri atas duri primer dan sekunder, dengan bagian terpanjang terdapat di bagian ekuator tubuh.

Ciri-Ciri Echinoidea Tak Beraturan

Landak hati dan dolar pasir termasuk ke dalam kelompok ini. Ciri-ciri Echinoidea tak beraturan adalah kemampuan adaptasi mereka untuk menggali lubang dalam pasir. Bentuk tubuh landak hati (spatangoid) hampir membulat dan memanjang secara anteroposterior, sedangkan dolar pasir tubuhnya sangat memipih. Daerah ambulakral dari bagian aboral kelompok hewan inni berbentuk kelopak, yang memusat dari tengah dan dikenal dengan nama petaloid.

Perilaku

Landak laut teradaptasi di dasaran keras maupun lunak, dimana duri dan podia digunakan untuk pergerakan. Landak laut dapat bergerak ke arah manapun dan pergerakannya sangat berhubungan dengan aktivitas mencari makan. Perilaku mengebor pada landak laut tampaknya merupakan adaptasi untuk mengimbangi kekuatan gelombang dan perilaku tersebut didukung oleh aksi mencengkram dari alat kunyah. Echinoidea tak beraturan teradaptasi untuk kehidupan menggali lubang dalam pasir. Dolar pasir bahkan membenamkan diri seluruhkan di bawah permukaan air.

Sistem Pencernaan Echinoidea

Landak laut makan dengan alat kunyah yang berkembang sangat baik yaitu lantera Aristoteles, yang terdiri atas lima lempeng berkapur berbentuk anak panah. Sebagian besar landak laut adalah grazer, dengan alga sebagai makanan terpentingnya. Echinoidea tak eraturan merupakan pemakan deposit selektif dan mengkonsumsi semua material organik yang terdapat ada pasir (diatom, bagian-bagian alga, bahkan crustacea kecil). Predator dari landak laut antara lain anjing laut, ikan, gastropoda tertenduk, bintang laut hingga manusia.

Sirkulasi, Pertukara Gas dan Ekskresi

Medium sirkulasi utama adalah cairan rongga tubuh dan echinoidea banyak memiliki selomosit. Selomosit berperan aktif dalam memindahkan limbah partikulat dan memindahkannya ke insang, podia dan organ aksial untuk dibuang. Pada echinoidea beraturan, pertukaran gas berpusat pada lima pasang insang peristomial. Sedangkan pada echinoidea tak beraturan, podia yang termodifikasi pada petaloid (berbentuk pendek dan pipih) berperan seabgai struktur pertukaran gas.

Sistem Saraf

Pada dasarnya menyerupai sistem saraf asteroidea. Echinoidea memiliki spheridia yang berfungsi dalam mengatur orientasi hewan terhadap gaya gravitasi. Umumnya hewan yang masuk kelas echinoidea bersifat fototrofik negatif dan cenderung mencari tempat berteduh di bawah batu atau cangkang.

Sistem Reproduksi Echinoidea

Semua anggota kelas ini berumah dua (diesis). Landak laut memiliki lima gonad di sepanjang interambulakral yaitu pada bagian dalam dari testa. Sedangkan pada Echinoidea tak beraturan, gonad dari interambulakral posterior telah menghilang. Landak laut mempertahankan dan membesarkan telur mereka di peristom atau disekitar periprok, sedangkan  landak hati dan dolar pasir membesarkan telur mereka di suatu cekungan pada daerah petaloid.

Peranan Echinoidea

Telur landak laut dapat dikonsumsi oleh manusia di berbagai negara di dunia, terutama di jepang. Jepang memiliki industri peternakan landak laut yang besar dan telah mengimpor landak laut dari berbagai negara yang ada di dunia.

Landak laut memiliki peranan secara ekologis di ekosistem laut, dimana aktivitas grazing yang dilakukannya mampu mengontrol dinamika pertumbuhan rumput laut (sea grass) dan ganggang laut (sea weed). Selain itu, ia juga sering digunakan sebagai indikator biologi dan biokimia suatu perairan, akibat sensitifitasnya yang tinggi terhadap zat-zat pencemar.