Jenis burung finch adalah semua burung yang dikelompokkan ke dalam famili (Fringillidae). Di Indonesia burung ini lebih dikenal dengan sebutan burung pipit. Di Indonesia memang orang yang berminat yang memelihara jenis burung ini tidak terlalu banyak. Tetapi jangan salah, di negara-negara barat banyak orang yang memeliharanya di rumah mereka. Hal itu dikarenakan ia memiliki daya tahan tubuh yang tinggi, mudah dipelihara di dalam kandang atau sangkar dan juga ada yang mampu memberikan kicauan yang mengasyikkan.
Jenis Burung Finch
Keanekaragaman jenis burung finch sangat bervariasi dan burung inilah yang dipakai oleh Darwin untuk menjelaskan teori evolusi yang digagasnya. Menurut darwin, banyaknya variasi burung finch yang ada di dunia diakibatkan adaptasi terhadap jenis makanannya. Berikut ini akan saya lampirkan beberapa jenis burung finch yang paling banyak di pelihara di dunia :
1. Burung Bengalese
Panjang burung ini sekitar 13 cm, sangat mudah dipelihara dan mudah diternakan sehingga sangat baik bagi kalangan pemula pemelihara burung hias. Burung ini susah dibedakan jenis kelaminnya, tetapi dengan mendengarkan suara kicauan khas dari sang jantan maka kita masih dapat membedakannya dengan mudah.
2. Burung Finch Kepala Hitam
Jenis burung ini memiliki bunyi yang cukup menarik, setelah sekali berkicau dengan lembut maka kita akan mendengar suara kicauan lainnya yang bagaikan suara anak kucing yang baru lahir. Kita hanya akan mendengarkan suara kicauan ini dari burung pejantan saja. Sebenarnya burung ini adalah burung pipit yang biasa kita kenal dan banyak dijumpai di negara kita. Di kalangan orang Jawa, burung ini dikenal dengan nama burung emprit. Hanya saja, burung finch kepala hitam ini memiliki warna yang berbeda dengan apa yang kita kenal.
3. Burung Cut Throat Finch
Cut Throat Finch merupakan burung yang populer dan mudah dipelihara, baik saat ditempatkan di kandang besar maupun di kandang kecil. Walaupun fisiknya kuat, hendaknya burung-burung yang di datangkan dari luar negeri diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan suhu di sini sebelum dilepas dalam kandang terbuka. Anda juga harus berhati-hati jika ingin mencampurkannya dengan jenis burung lain. Dengan paruhnya yang kuat dan kekar mereka dapat menjaga dirinya sendiri, tetapi terhadap burung-burung yang lebih kecil dan lebih lemah mereka sering bertindak agresif, terutama dalam usaha untuk menguasai tempat makanan.
4. Burung Zebra Finch
Akibat rekayasa genetika yang dilakukan manusia, saat ini burung zebra finch telah hadir dalam berbagai warna. Jenis warna burung zebra finch in diantaranya warna kecoklatan dengan garis-garis hitam dan warna bulu putih mulus.
Jenis burung finch ini banyak digemari orang karena warna serta kelincahannya. Selain itu, ia juga memiliki suara kicauan yang lumayan menarik. Ada yang kicauannya seperti suara burung yang sedang terjepit.
5. Burung Star Finch
Star Finch oleh salah seorang pedagang burung di Medan diterjemahkan dengan nama pipit bintang. Jenis burung finch ini ternyata cukup populer di ibukota Sumatera Utara tersebut. Ia merupakan burung yang mudah dipelihara dan dapat dicampurkan dalam kandang campuran, sebabnya burung ini tidak galak terhadap jenis burung lainnya. Mereka juga juga mau berkembang biak dalam kandang campuran, dalam jumlah banyak dan tidak peduli apakah kandang tempat tinggalnya besar atau kecil.
6. Burung Grass Finch
Burung yang berparuh merah ini dikenal dengan nama Heck’s Grass Finch, panjangnya mencapai 16,5 cm. Sedangkan yang berparuh kuning dikenal dengan nama Long Tailed Grass Finch, dengan panjang badan hanya mencapai 11,4 cm. Dibandingkan dengan beberapa jenis burung populer lain, boleh jadi Grass Finch ini kalah keindahannya. Namun burung ini tidak dapat dipandang sebelah mata, sebab mereka lincah dan menarik. Hal ini terjadi terutama sewaktu burung jantan sedang birahi kepada sang betina. Pada waktu itu burung jantan akan menggerak-gerakkan kepalanya disertai dengan gerak dari bulu hitamnya yang berada di dada. Hal lainnya yang membuat burung ini menarik adalah bahwa mereka mau berkembang biak di kandang besar.
7. Burung Gouldian
Burung Gouldian memiliki panjang tubuh sekitar 12,5-13 cm. Leher bawah, sayap dan pipinya berwarna hijau rumput, dada ungu, bawah dada dan perut kuning. Sedangkan bagian belakang kepala dan punggungnya berwarna nila dengan muka dan kepala berwarna merah yang dibatasi oleh warna hitam. Selain warna itu, telah ada pula yang memiliki warna lain yaitu dada burung bukan lagi berwarna ungu tetapi putih. Sedangkan bagian muka dan kepalanya bukan lagi berwarna merah tetapi berwarna hitam pekat.
Burung betina memiliki warna yang sama dengan pejantannya. Hanya saja, warna betina lebih redup dan terlihat jelas pada bagian dadanya yang berwarna ungu. Untuk varietas burung yang memiliki dada putih, perbedaanya dapat terlihat melalui warna kuning yang lebih pucat pada bagian perutnya.
Burung Gouldian ini memiliki tiga gabungan warna yang menarik dan dengan melihat pada warna di kepalanya maka kita akan menemukan burung yang memiliki kepala dengan warna merah, hitam dan putih. Sampai sekarang belum ditemukan adanya perkawinan antara jenis burung finch ini dengan burung lainnya.